Kojima: Cerita MGS V Mungkin Sedikit Melenceng

Reading time:
November 12, 2013
mgs phantom pain e3 2013

Gamer yang belum familiar dengan nama Metal Gear Solid sebelumnya mungkin akan cukup terkejut dengan porsi cut-scene sinematik yang ditawarkan oleh franchise yang satu ini. Berbeda dengan sebagian besar game action yang menawarkan lebih banyak sisi gameplay, kekuatan Metal Gear memang berfokus pada kemampuan sang mastermind – Kojima menawarkan plot dan karakter yang kompleks ke dalam variasi adegan yang bisa disandingkan dengan kualitas film Hollywood. Namun untuk proyek terbarunya – MGS V yang rencananya akan diluncurkan untuk konsol generasi ini dan next-gen, Kojima tampaknya harus sedikit “mengkhianati” apa yang sudah ia bangun selama empat seri terakhir.

Dalam wawancara terkininya dengan situs gaming – Kotaku, Kojima melemparkan informasi yang mungkin akan membuat banyak gamer penggemar franchise ini bertanya-tanya. Kojima menyatakan bahwa besar kemungkinan bahwa cerita yang ditawarkan oleh Ground Zeroes dan MGS V sedikit melenceng dari apa sudah dibangun di empat seri sebelumnya. Salah satu fokus dari inkonsistensi ini? Kojima bahkan menyebut bahwa ia seharusnya tidak pernah menyinggung kata “Clone” selama membangun franchise ini. Padahal, kata ini menjadi kunci yang menjelaskan hubungan antara para karakter ikonik, bahkan utama di dalamnya.

Sedikit
Sedikit “menakutkan” mungkin, namun Kojima secara terbuka menyatakan bahwa besar kemungkinan cerita yang diusung MGS V akan sedikit melenceng dari cerita dasar yang sudah ia bangun empat seri sebelumnya.

Kojima juga menambahkan bahwa inkonsistensi cerita ini akan mengalir di detail-detail kecil. Ia sendiri yakin bahwa proyek kreatif yang mengalami proses serupa – dimana seri prekuel dibangun setelah seri di masa depan ala Star Wars pasti akan mengalami masalah yang satu ini. Walaupun demikian, Kojima meyakinkan bahwa ia tetap akan memastikan bahwa cerita yang diusung oleh MGS V tetap sama menariknya, atau bahkan lebih baik daripada seri sebelumnya. Untuk itu, ia berharap agar para fans mengerti dan memahami kekurangan beberapa aspek cerita yang mungkin terasa “tidak nyambung” ini.

Inkonsistensi seperti apa yang dimaksud oleh Kojima? Satu-satunya jawaban hanyalah dengan mencicipi secara langsung game yang rencananya akan dirilis pada tahun 2014 mendatang.

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…