NVIDIA GeForce GT 630 Terbaru: Kini Dengan 384 CUDA Cores!

Author
Jagat Play
Reading time:
November 13, 2013

Advertorial by NVIDIA

 

NVIDIA GeForce GT 630 adalah sebuah kartu grafis yang dibangun dengan sempurna untuk menghadirkan performa yang mumpuni sesuai dengan tingkat harga yang ia tawarkan. GeForce GT 630 sendiri diperkuat dengan 384 CUDA Core dan dibangun dengan menggunakan arsitektur yang berhasil meraih begitu banyak penghargaan – Kepler, sumber kekuatan sama yang juga membangun GeForce GTX 700 series yang berada di level harga yang lebih tinggi.

advert nvidia new 630

Dengan GPU berbasis Kepler – GK208 sebagai inti, GeForce GT 630 terbaru ini kini memiliki jauh lebih banyak CUDA Cores, dari yang sebelumnya 96 menjadi 384. Dengan teknologi ini, GeForce GT 630 mampu menyediakan clock speed hingga 902 MH. Menariknya? Ia juga mendukung resolusi UltraHD 4K. Dibangun dengan arsitektur Kepler 28nm, seri terbaru ini menawarkan efisiensi power lebih hemat 40 persen dibanginkan versi sebelumnya, sementara tetap mempertahankan performa yang kini berlari 38% lebih cepat.

GeForce GT 630 terbaru berada di level yang lebih tinggi berkat teknologi Microsoft DirectX dan teknologi NVIDIA PhysX®. Dua fitur inilah yang bertanggung jawab penih atas proses tesselation dan membantu membangun karakter dan lingkungan yang lebih realistis di dalam game, menghasilkan efek yang lebih jernih dan tajam. Dengan Adaptive V-Sync dan arsitektur GPU Kepler yang ada, dipadukan dengan FXAA Anti-Aliasing, GeForce GT 630 terbaru ini mampu memperhalus setiap sudut tajam dan garis yang lebih halus tanpa perlu mengorbankan performa secara signifikan. Hasilnya? Sebuah pengalaman gaming maksimal tanpa gangguan sama sekali.

GeForce GT 630 terbaru ini juga ditujukan untuk HTPC, IPC< SFF dan beragam aplikasi lain yang memang membutuhkan visual dispaly yang berkualitas, dan tentu saja kemampuan komputasi yang lebih ringkas.

Spesifikasi

advert spec

Perbandingan Performa

Untuk mendemonstrasikan perbedaan performa yang ditawarkan oleh ini, kami juga menjajal beragam game yang ada, bahkan menantangnya di resolusi monitor lebih tinggi. Kami juga menggunakan Intel HD4000 IGP sebagai perbandingan.

Semua game ini dimainkan dalam dua resolusi sebagai referensi utama. Game disetting di low settings tanpa AA. PhysX juga dihidupkan untuk game-game yang memang mendukungnya.

Tidak perlu diragukan lagi, Battlefield 3 merupakan salah satu game terbaik di tahun 2011 silam dan terus memperlihatkan tajinya sebagai game FPS yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dibangun dengan menggunakan engine DICE – Frostbite Engine 2, game yang hadir dengan kualitas detail dan visual yang luar biasa ini memang menjadi tantangan yang dengan mudah dapat menundukkan modern GPU yang ada.

bf 3 compare geforce gt 630 new

 

Tidak perlu diragukan lagi, NVIDIA GeForce GT 630 terbaru langsung memperlihatkan performa yang luar biasa. 41% lebih baik dari rata-rata yang mampu dihasilkan oleh HD4000. Kartu grafis ini menyediakan framerate 50fps dengan mudah, dan tetap mempertahankan 30fps di resolusi optimal – 1080p.

Salah satu game paling intens yang pernah dikembangkan. Prophet kembali berhadapan langsung dengan para Ceph dan Cell setelah tidur panjang yang misterius, ketika dunia sangat membutuhkan sosok penyelamat yang satu ini. Keindahan CryEngine 3 di balik “monster” yang satu ini memang sudah membuat banyak rig PC bertekuk lutut.

crysis 3geforce gt 630 new

Crysis 3 adalah sebuah game “monster” dan test ini memperlihatkan dengan jelas hal tersebut. Game ini mungkin tidak dapat dimainkan dengan nyaman di resolusi penuh – 1080p, namun GT 630 tetap mampu menundukkan Intel HD4000 IGP di gameplay dengan resolusi rendah.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 26, 2021 - 0

Review NBA 2K21 (Next-Gen): Nombok Dong! Nombok Dong!

Anda yang secara aktif mengikuti JagatPlay sepertinya sudah mengetahui bagaimana…
February 25, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Hardware): Si Bongsor yang Buas!

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat soal kekhawatiran tidak…
February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…

Nintendo

March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.