Valve Dengar Keluhan Gamer DOTA 2 Terkait Diretide

Reading time:
November 11, 2013

I'll Join in for The Prize, Be Prepared Guys!

Diretide, satu kata yang ini tampaknya menjadi momok paling  menakutkan bagi Valve selama beberapa hari terakhir ini. Apa pasal? Menjadi salah satu event yang diantisipasi menyambut Helloween di DOTA 2, Valve justru tampil mengecewakan. Absennya Diretide dan minimnya komunikasi dari Valve sendiri akhirnya mendorong gelombang protes dari komunitas terbesar di Steam ini. Gelombang protes ini bahkan sempat melibatkan Volvo – perusahaan mobil yang tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan DOTA 2. Namun siapa yang menyangka, “demonstrasi” dunia maya ini ternyata membuahkan hasil yang diinginkan.

Dari cinta menjadi benci, Valve memang tidak punya alternatif lain selain memberikan respon terbuka tentang isu “Diretide” ini. Lantas apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa mereka tidak melemparkan Diretide sama sekali tahun ini? Valve mengemukakan empat alasan utama:

Sempat memicu gelombang protes dari komunitas terbesarnya, Valve akhirnya mendengar keluhan gamer DOTA 2 terkait mode Diretide. Tidak hanya meminta maaf, mereka juga memaparkan alasan di balik keteledoran ini.
Sempat memicu gelombang protes dari komunitas terbesarnya, Valve akhirnya mendengar keluhan gamer DOTA 2 terkait mode Diretide. Tidak hanya meminta maaf, mereka juga memaparkan alasan di balik keteledoran ini.
  1. Mereka mengaku tengah mempersiapkan sebuah update yang lebih besar dan penting untuk event Heloween kemarin. Proyek ini sendiri ini hampir tidak mungkin dihentikan hanya untuk Diretide saja. Valve berjanji akan membagi lebih banyak informasi terkait update ini.
  2. Selama satu tahun sejak event Diretide yang lalu, Valve sudah menyuntikkan begitu banyak UI, sistem, dan basis kode pengembangan yang baru untuk menyempurnakan DOTA 2. Oleh karena itu, butuh waktu ekstra untuk menghidupkan mode ini kembali.
  3. Valve mengaku telah meremehkan antusiasme gamer untuk event yang satu ini.
  4. Budaya kerja internal juga dipandang menjadi masalah, dimana kesibukan untuk mempersiapkan update akhirnya menelantarkan Diretide itu sendiri. Tidak ada pegawai Valve yang mempertanyakan absennya mode yang satu ini.

Oleh karena itu, Valve menjanjikan bahwa mode Diretide akan dihadirkan kembali pada update besar DOTA 2 mendatang. Satu yang pasti, Valve yakin bahwa komunitas DOTA 2 akan merasa sangat senang dengan update besar terbaru ini, walaupun masih menjadi misteri hal baru apa saja yang akan ditawarkan. Oleh karena itu, Valve meminta gamer DOTA 2 untuk bersabar dan berhenti melibatkan Volvo yang mereka sebut sebagai “pihak yang tidak bersalah”.

Daripada mode Diretide, kami pribadi justru penasaran dengan “update besar” yang digembar-gemborkan oleh Valve ini. Is it the time for the Techies, Valve? Well, we do hope so. 

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…