Review Bioshock Infinite – Burial at Sea Eps.1: Selamat Datang Kembali Rapture!

Reading time:
November 21, 2013
elizabeth burial at sea

Jika kita membicarakan salah satu pesaing terkuat untuk merebut tampuk pimpinan sebagai game terbaik di tahun 2013 ini, maka nama Bioshock Infinite tentu saja tidak bisa dipisahkan dari kandidat terkuat. Proyek Irrational Games yang sudah lama dinantikan ini memang membuat begitu banyak formula yang membuatnya mudah dicintai. Desain karakter yang “kaya”, cerita yang mengagumkan, dan keberhasilan untuk mengadopsi mekanik gameplay yang kuat menjadi sedikit dari begitu banyak alasan yang membuat game ini memesona. Sisi plot-nya sendiri saja sudah cukup untuk menghasilkan serangkaian perdebatan dan diskusi serius di industri game, membicarakan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh Ken Levine lewat kehadiran kota utopia – Columbia ini.

Sayangnya, terlepas dari penutup cerita yang manis ini, Bioshock Infinite masih menyimpan segudang tanda tanya besar, misteri-misteri yang belum sepenuhnya terpecahkan. Dengan dijanjikannya kehadiran setidaknya tiga DLC sejak rilis, banyak gamer yang berharap bahwa titik terang untuk pertanyaan ini akan terbuka. Sayangnya, tidak. Irrational justru punya kejutan baru. Lewat konfirmasi kehadiran DLC cerita – Burial at Sea yang akan terbagi dalam dua episode terpisah, gamer akan dibawa ke kota utopia lainnya – Rapture, setting utama yang menjadi pondasi cerita Bioshock 1 dan 2. Bedanya? Selain bertemu dengan karakter-karakter ikonik yang mungkin tidak asing lagi bagi Anda yang mengenal franchise ini lebih awal, kombinasi dua karakter Infinite – Booker dan Elizabeth juga tetap dihadirkan di sini.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh DLC Burial at Sea Eps. 1 ini? Apakah ia berhasil menjadi katalis yang semakin menyempurnakan pengalaman Infinite atau justru membuatnya lebih buruk? Review ini akan membahasnya lebih dalam.

Plot

Anda tetap akan berperan sebagai Booker Dewitt, seorang detektif yang tinggal di Rapture. Satu hari sebelum hari bersejarah Rapture, seorang wanita misterius bernama Elizabeth menemuinya.
Anda tetap akan berperan sebagai Booker Dewitt, seorang detektif yang tinggal di Rapture. Satu hari sebelum hari bersejarah Rapture, seorang wanita misterius bernama Elizabeth menemuinya.

Tidak ada alasan bagi Anda yang belum pernah mencicipi Bioshock Infinite sebelumnya untuk langsung melompat ke Burial at Sea hanya karena sensasi nostalgia Rapture yang ia tawarkan. Terlepas dari perbedaan tema yang ia usung, Burial at Sea masih memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan seri original Infinite. Jadi, sebelum Anda memainkannya, pastikan terlebih dahulu Anda sudah menyelesaikan dan memahami intisari plot yang ditawarkan di ending Infinite sebelumnya. Satu yang pasti, selamat datang kembali di Rapture!

Anda masih akan berperan sebagai Booker Dewitt – seorang detektif yang tiba-tiba kedatangan seorang tamu wanita manis bernama Elizabeth, tepat di tanggal 31 Desember 1958, yang memang menjadi tanggal ikonik di semesta franchise Bioshock secara keseluruhan. Elizabeth meminta Dewitt untuk  mencari seorang anak perempuan bernama Sally yang hilang misterius. Terlepas dari kepercayaan Dewitt bahwa Sally sudah tewas, Elizabeth menyakinkan bahwa sosok anak perempuan ini masih hidup dan sehat. Yang mereka butuhkan saat ini hanyalah mencari orang yang mengetahui lokasi Sally yang sebenarnya. Salah satu yang menyimpan rahasia ini? Sang seniman eksentrik – Sander Cohen.

Misterius, Elizabeth meminta bantuan Dewitt untuk menemukan seorang anak perempuan bernama Sally.
Misterius, Elizabeth meminta bantuan Dewitt untuk menemukan seorang anak perempuan bernama Sally.
Elizabeth sendiri tidak pernah membicarakan motif di balik aksinya ini. Lewat informasi Cohen - sang seniman nyentrik, Dewitt menemukan sedikit titik terang soal lokasi Sally.
Elizabeth sendiri tidak pernah membicarakan motif di balik aksinya ini. Lewat informasi Cohen – sang seniman nyentrik, Dewitt menemukan sedikit titik terang soal lokasi Sally.
Menuju ke gudang Fountaine, Dewitt bertemu dengan rahasia yang mengejutkan.
Menuju ke gudang Fountaine, Dewitt bertemu dengan rahasia yang mengejutkan.

Menerima tawaran klien terbarunya ini, Dewitt pun menyusuri Rapture yang masih kokoh dan solid untuk mencari kebenaran di balik hilangnya Sally. Misteri pun semakin dalam mengingat Elizabeth sendiri enggan berbagi informasi atau motif di balik misi yang ia tawarkan, atau bagaimana ia sendiri dapat berakhir di Rapture. Tidak hanya menyusuri Rapture, Sally dikabarkan terperangkap di gudang Fountaine yang diposisikan sebagai penjara oleh sang karakter ikonik – Andrew Ryan sendiri. Misteri besar pun dimulai.

Let the action begins!
Let the action begins!

Mampukah Booker menemukan Sally? Siapa sebenarnya Elizabeth yang hidup di Rapture ini? Apa misi utamanya? Apakah mereka berhubungan dengan keruntuhan yang meliputi Rapture di Bioshock 1 dan 2? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dari memainkan Burial at Sea Eps. 1 yang satu ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…