Microsoft Beli Franchise Gears of War dari Epic Games

Reading time:
January 28, 2014
gears of war logo

Untuk memastikan diri mampu bersaing secara kompetitif di industri game, Microsoft memang tidak hanya harus memastikan konsol andalannya – Xbox mampu bersaing di sisi kemampuan perangkat keras, tetapi juga dari jumlah game eksklusif yang mereka tawarkan. Berhasil “bertahan” dari kompetisi berkat kualitas sang FPS fenomenal – HALO yang luar biasa, Microsoft juga sangat mengandalkan satu nama yang lain – Gears of War sebagai ujung tombak dominasi Xbox 360. Game third person shooter dengan kemampuan cerita dan mekanik yang luar biasa dari Epic Games ini menjadi salah satu game eksklusif yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Bagaimana dengan nasib franchise ini di Xbox One? Satu yang pasti, ia tidak akan lagi ditangani oleh tangan-tangan lama.

Microsoft akhirnya secara resmi membeli franchise Gears of War dari Epic Games, yang berarti memosisikan mereka sebagai pemilik yang berhak untuk menentukan nasib seri ini. Dengan hilangnya nama Epic Games, Microsoft akhirnya menunjuk studio baru – Black Tusk Studios yang berbasis di Vancouver sebagai developer seri Gears of War selanjutnya, yang diyakini akan meluncur untuk Xbox One. Microsoft juga berhasil memboyong salah satu otak di balik Gears of War – Rod Fergusson untuk memegang peran penting di Black Tusk dan mengawasi perkembangan franchise yang satu ini. Sayangnya belum ada konfirmasi apapun terkait proyek next-gen game third person shooter yang satu ini.

Microsoft akhirnya secara resmi membeli franchise Gears of War dari Epic Games. Seri-seri selanjutnya kini akan ditangani studio baru bernama - Black Tusk Studios yang berbasis di Vancouver.
Microsoft akhirnya secara resmi membeli franchise Gears of War dari Epic Games. Seri-seri selanjutnya kini akan ditangani studio baru bernama – Black Tusk Studios yang berbasis di Vancouver.

Bagi industri game secara keseluruhan, ini mungkin bisa menjadi berita buruk dan baik di saat yang bersamaan. Berita baik? Kehadiran Black Tusk mungkin akan berpotensi menawarkan sesuatu yang baru untuk Gears of War yang memang harus diakui mulai stagnan. Berita baik lain? Epic bisa memulai proyek baru di luar Unreal Engine 4, dan mungkin saja merilis lebih banyak game lintas platform. Berita buruk? Jika melihat kebijakan yang disuntikkan Microsoft untuk Halo saat ini dan kiprah Black Tusk yang memang belum teruji, tidak akan mengherankan jika kita melihat frekuensi rilis Gears of War yang akan semakin intens di masa depan. 

Use them well, Microsoft!

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…