Ubisoft: Assassin’s Creed Jauh Dari Kata Berakhir!

Reading time:
January 29, 2014
AC IV - black flag part 2 (35)

Merilis sebuah franchise untuk skala tahunan tentu bukan pekerjaan yang mudah. Terlepas dari ide kreatif yang harus diperas untuk menghasilkan sensasi game yang baru, baik dari sisi cerita ataupun inovasi mekanik yang ada, kebijakan seperti ini selalu mengandung resiko untuk “mematikan” franchise lebih cepat. Apalagi jika sang developer – gagal untuk menawarkan sesuatu yang baru setiap tahun dan akhirnya membuat game itu sendiri terasa sangat monoton. Namun untungnya, hal ini tidak terjadi di Assassin’s Creed. Franchise andalan Ubisoft ini membuka peluang bagi sang developer untuk mengeksploitasi ratusan jalur sejarah ikonik dan membangun dunia yang berbeda dari satu seri ke seri lainnya. Begitu besar peluang yang ada, hingga Ubisoft tidak pernah berencana untuk mengakhiri franchise ini.

Hal inilah yang diungkapkan oleh lead writer dari AC IV: Black Flag – Darby McDevitt, yang secara terbuka menegaskan bahwa Assassin’s Creed masih jauh dari kata berakhir. Setiap cerita yang ditawarkan mungkin akan memiliki endingnya sendiri seperti yang terjadi pada sosok Desmond Miles, namun franchise ini akan terus eksis dan bergerak ke cerita dan dunia yang baru lagi. Menariknya lagi, proses pengembangan seri-seri selanjutnya tidak akan ditentukan dari ending yang diinginkan oleh Ubisoft sendiri.

Ubisoft menegaskan bahwa eksistensi AC sebagai sebuah franchise masih jauh dari kata berakhir. Mereka mungkin menawarkan karkater dan cerita yang memiliki ending, namun sebuah seri terbaru dengan cerita, karakter, dan setting sejarah berbeda akan melanjutkan legacy tersebut.
Ubisoft menegaskan bahwa eksistensi AC sebagai sebuah franchise masih jauh dari kata berakhir. Mereka mungkin menawarkan karkater dan cerita yang memiliki ending, namun sebuah seri terbaru dengan cerita, karakter, dan setting sejarah berbeda akan melanjutkan legacy tersebut.

 

Mereka akan membiarkannya “mengalir”. Sementara terkait beragam setting yang sempat mengemuka di Easter Egg AC IV: Black Flag dan disinyalir akan menjadi setting AC selanjutnya, McDevitt mengaku itu adalah trolling yang dilakukan oleh Ubisoft. List-list setting ini sendiri sebenarnya mencerminkan apa yang diinginkan oleh gamer, bukan sejarah yang direncanakan oleh Ubisoft untuk AC selanjutnya.

Dengan kepastian yang satu ini, maka bukannya tidak mungkin bahwa Assassin’s Creed akan terus menemani hidup para gamer modern saat ini, mungkin hingga puluhan tahun ke depan. Atau, alternatif terburuk? Hingga para gamer mulai muak melihat atau bahkan mendengar nama ini disebut di masa depan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang akan terus menikmati setiap seri AC? Atau Anda sudah mulai merasa bosan dengan game andalan Ubisoft ini?

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…