Chroma: Game FPS Free-to-play Bertema Musikal

Reading time:
February 18, 2014

Tak dapat dipungkiri bahwa konsep free-to-play (F2P) memang cukup diminati para gamer. Alasannya tak lain karena bisa memainkannya secara gratis, meski tak sedikit judul game yang seolah ‘mewajibkan’ gamer membeli sesuatu untuk bisa tampil maksimal dalam game.

Banyaknya pecinta F2P mungkin menjadi salah satu alasan diumumkannya Chroma, game First-Person Shooter terbaru garapan Harmonix. Bagi Harmonix, FPS adalah dunia yang sama sekali berbeda. Perlu diketahui bahwa developer ini sebelumnya dikenal melalui karyanya yang cukup populer, yaitu Rock Band dan Dance Central.

Karena itulah Harmonix belum terlalu pede mengerjakan Chroma sendiri dan memutuskan untuk menggandeng Hidden Path Entertainment, tim yang mengembangkan Counter Strike: Global Offensive.

“Kami mengerti musik, kami tahu game mekanik, kami tahu basis pemain kami, dan kami tahu apa yang terasa bagus dalam hal suara. Tapi kami juga tahu kami tidak seharusnya membuat (game) shooter oleh kami sendiri, karena itu mungkin adalah langkah yang sombong,” ujar director of publishing dan PR di Harmonix, John Drake.

2439480-chroma_alpha-screenshot-01 2439478-chroma_alpha-screenshot-03 2439479-chroma_cinematic-still-01

Lalu, apa yang membedakan Chroma dengan game FPS lainnya? Menurut Harmonix, Chroma adalah game FPS bertema musikal? Ya, musikal! Satu hal yang bisa digarisbawahi adalah game ini tidak hanya sekedar tembak-menembak. Pemain harus menyesuaikan gerakannya dengan irama dari musik yang terdengar.

Musik adalah fondasi utama untuk bisa memenangkan setiap match. Jika gamer tidak memperhatikan irama musik, mereka akan kehilangan momen-momen penting seperti bonus damage atau bahkan berakibat pada tak bisa menggunakan senjata sama sekali!

Seperti pada kebanyakan game shooter, Chroma pun menawarkan beberapa class yang bisa dipilih oleh pemain, seperti Assault, Engineer, Sneak, Support, dan Tank. Masing-masing class tentunya punya kelebihan yang berbeda. Yang menarik, setiap class juga memiliki musiknya sendiri dimana gamer dapat mengutak-atik barang bawaannya agar sesuai dengan genre musik favoritnya.

Sekilas Chroma memang cukup menarik dan unik karena menawarkan nuansa yang berbeda khususnya bagi Anda para pecinta FPS yang bosan dengan gameplay yang itu-itu saja. Harmonix sendiri berjanji konsep F2P yang diusungnya tidak akan berubah menjadi ‘Pay-to-Win’. Tertarik? Sayangnya Chroma saat ini masih dalam pengembangan dan baru akan masuk ke tahap alpha dalam waktu dekat.

Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…