Komposer Musik Resident Evil dan Onimusha Ternyata Penipu!

Reading time:
February 5, 2014

 

re director cut

Musik memang menjadi salah satu elemen yang tidak bisa dipisahkan dari video game. Walaupun tidak berpengaruh langsung pada mekanik permainan yang seringkali dilihat sebagai pondasi utama, musik menjadi ujung tombak untuk menciptakan sensasi dan atmosfer permainan yang tepat. Simak saja bagaimana pertarungan di Final Fantasy VII dan VIII terasa jauh lebih epik berkat sentuhan Nobuo Uematsu, atau bagaimana tragedi The Last of Us terasa lebih memilukan berkat petikan gitar Gustavo Santaolalla. Bagi franchise populer dan klasik Capcom – Resident Evil dan Onimusha, tugas ini berhasil dieksekusi oleh satu nama legenda – Mamoru Samuragochi. Namun siapa yang menyangka, legenda ini ternyata seorang penipu.

Tidak hanya ahli dalam musik, Mamoru Samuragochi juga mendapatkan julukan sebagai “Beethoven” karena status pendengarannya yang memang terbatas. Tidak mengherankan jika kontribusinya untuk musik Resident Evil: Director’s Cut dan Onimusha: Warlords dianggap sebagai tonggak sejarah tersendiri untuk industri game Jepang.

Mamoru Samuragochi akhirnya mengakui bahwa ia mengklaim hasil kerja komposer lain untuk musik Resident Evil: Director's Cut dan Onimusha: Warlords.
Mamoru Samuragochi akhirnya mengakui bahwa ia mengklaim hasil kerja komposer lain untuk musik Resident Evil: Director’s Cut dan Onimusha: Warlords.

Namun siapa yang menyangka, Samuragochi ternyata berbohong soal kedua produk gamenya yang satu ini. Kuasa hukum, atas nama Samuragochi akhirnya mengakui bahwa bukan kliennya lah yang menciptakan kedua musik game ini. Ia dibayar cukup mahal untuk karya yang dibangun oleh komposer misterius lain dan mengklaim musik tersebut adalah karyanya. Samuragochi minta maaf atas kasus ini, karena telah mengkhianati para fans.

Sayangnya, tidak jelas apakah Samuragochi ikut berkontribusi atau semua produk musik ini memang lahir dari komposer yang lain. Jadi untuk Anda yang sempat jatuh cinta dengan musik Resident Evil klasik dan Onimusha: Warlords, Anda tampaknya tidak lagi boleh memberikan tribut bagi nama Mamoru Samuragochi. This is just sad..

Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…