Review Double Dragon Neon: Si Seri Klasik Kini Kembali!

Reading time:
February 14, 2014

Bentuk Baru – Rasa Klasik

Terlepas dari tampilan 2.5D yang ia usung, Double Dragon Neon tetaplah seri DD yang selama ini Anda kenal. Ada perasaan familiar yang mengalir kentara.
Terlepas dari tampilan 2.5D yang ia usung, Double Dragon Neon tetaplah seri DD yang selama ini Anda kenal. Ada perasaan familiar yang mengalir kentara.

Ketika sebagian besar game reboot saat ini memilih opsi yang cukup radikal untuk melepas identitas gameplay seri lama dan menghadirkan sensasi yang benar-benar baru, Double Dragon Neon justru berlaku sebaliknya. Seperti seri-seri Double Dragon sebelumnya, Anda masih akan berhadapan dengan sebuah game beat’em up klasik dengan cita rasa dua dimensi yang masih menuntut Anda untuk bergerak dari kiri ke kanan, sembari mengalahkan semua musuh yang ada untuk bisa bergerak ke area selanjutnya. Musuh yang menghalangi Anda juga akan hadir dengan gerakan signature mereka sendiri-sendiri yang bisa Anda pelajari celahnya dalam waktu singkat. Anda juga masih akan bertemu dengan beberapa musuh ikonik, seperti Abobo, misalnya. Walaupun mengusung kualitas visual 2.5D, cita rasa gerak dan aksi Double Dragon Neon masih terasa seperti seri klasiknya, lambat dan berat. Butuh waktu sendiri untuk membiasakan diri.

Seperti game-game klasik beat’em up di masa lalu, baik Billy maupun Jimmy hanya akan mengandalkan dua elemen untuk memenangkan pertempuran inI: tangan dan kaki mereka. Mengkombinasikan tombol serangan pukul dan kaki akan menjadi salah satu ujung tombak terbaik Anda untuk mengalahkan setiap tantangan yang ada, tentu saja di luar mempelajari timing dan  mencari celah yang bisa Anda manfaatkan. Tidak ada tombol blocking, jadi untuk menghindari damage yang besar, yang bisa Anda lakukan hanyalah tiga: berlari menjauh, menunduk, atau rolling, yang tentu saja mudah untuk dieksekusi. Anda juga akan mendapatkan ekstra bantuan dengan segudang indikator yang terpampang jelas di layar Anda, kemana arah serangan musuh besar akan dilancarkan sehingga Anda punya kesempatan untuk menyelamatkan diri. Kuncinya? Konsentrasi, sabar, dan eksekusi dengan timing yang tepat.

Anda masih akan bertemu dengan beberapa musuh klasik yang kini didesain ulang, seperti si Abobo misalnya.
Anda masih akan bertemu dengan beberapa musuh klasik yang kini didesain ulang, seperti si Abobo misalnya.
Kombinasi pukulan dan tendangan di timing yang tepat akan menjadi ujung tombak Anda menyelesaikan game yang satu ini.
Kombinasi pukulan dan tendangan di timing yang tepat akan menjadi ujung tombak Anda menyelesaikan game yang satu ini.

Namun ada sedikit perubahan mendasar yang cukup signifikan di Double Dragon Neon, jika Anda membandingkannya dengan seri-seri lawas: kesempatan untuk memperkuat karakter. Tidak hanya sekedar memukul dan menendang membabi buta, baik Jimmy maupun Billy kini akan dilengkapi  dengan dua jenis kategori skill yang bisa mereka equip. Halaman skill pertama berisikan efek yang bisa Anda suntikkan pada karakter secara permanen, seperti aura untuk mengkonversi damage menjadi health, atau sekedar memperkuat stat karakter. Sementara halaman skill kedua berkisar tentang jenis serangan besar bisa Anda eksekusi dengan mengorbankan sedikit bar power yang terletak di bawah health masing-masing karakter. Dari sekedar mengeluarkan bola api, hingga mengeluarkan naga api raksasa untuk menghasilkan damage merata di satu area.

Tidak lagi datar, baik Billy maupun Jimmy kini bisa menggunakan skill spesifik untuk menghasilkan efek serangan yang berbeda, baik pasif maupun aktif.
Tidak lagi datar, baik Billy maupun Jimmy kini bisa menggunakan skill spesifik untuk menghasilkan efek serangan yang berbeda, baik pasif maupun aktif.
Memanggil naga raksasa untuk menyapu bersih arena? Why not!
Memanggil naga raksasa untuk menyapu bersih arena? Why not!
Tidak hanya lewat kaset yang Anda temui sepanjang perjalanan, Anda juga bisa membeli skill skill tersebut secara terpisah di toko.
Tidak hanya lewat kaset yang Anda temui sepanjang perjalanan, Anda juga bisa membeli skill skill tersebut secara terpisah di toko.

Setiap skill bisa didapatkan dan diperkuat dengan mendapatkan item berbentuk kaset yang bisa Anda temukan di sepanjang perjalanan. Semakin banyak kaset bertipe sama yang Anda samakan, semakin kuat pula skill yang dipresentasikan oleh kaset tersebut ketika dieksekusi. Namun sayangnya, setiap skill akan memiliki limit level yang terhitung terbatas. Untungnya, hal ini bisa dimodifikasi dengan menggunakan sebuah item langka bernama “Mhytril” yang bisa Anda dapatkan setelah bertarungan dengan boss di setiap area. Mythril akan memperlebar batas level up setiap skill, sehingga kesempatan untuk memperkuat setiap dari mereka terbuka lebar. Memanfaatkan skill, bergonta-ganti sesuai dengan kondisi pertempuran yang Anda hadapi akan menjadi salah satu kunci yang terhitung krusial untuk menyelesaikan Double Dragon Neon ini.

Namanya Double Dragon, Bukan Single Dragon!

Ada alasannya mengapa game ini disebut sebagai Double Dragon dan bukannya sekedar Dragon, atau bahkan single Dragon.
Ada alasannya mengapa game ini disebut sebagai Double Dragon dan bukannya sekedar Dragon, atau bahkan single Dragon.

Ada alasan kenapa game ini disebut sebagai Double Dragon dan bukannya sekedar Dragon, atau yang lebih buruk, Single Dragon? Sesederhana karena game ini memang jauh lebih nyaman dimainkan bersama gamer yang lain. Daripada bertarung sendirian dan berhadapan dengan  musuh yang siap untuk menyerang Anda dari segala arah, menemukan seorang comrade yang bisa diandalkan akan menjadi kunci jawaban terbaik untuk menundukkan Double Dragon Neon dengan lebih mudah. Lagipula, seri terbaru ini juga menawarkan beberapa fitur ekstra yang hanya bisa diakses jika Anda memainkannya berdua dengan teman Anda.

Selain kesempatan untuk menghadirkan damage yang lebih besar ke semua yang Anda temui, kombinasi Billy dan Jimmy juga akan memperbesar faktor survivabilitas masing-masing player. Anda bisa berbagi health menjadi dua sama banyaknya dengan menggunakan fitur tos. Dengan begini, Anda bisa memastikan player dengan health yang lebih kecil untuk bertahan hidup lebih lama, setidaknya ia menemukan item penyembuh yang memang tidak begitu sulit untuk ditemukan.

Tidak hanya sekedar memperkuat kesempatan melontarkan damage super besar, bermain bersama player juga memperbesar kesempatan Anda untuk bertahan hidup. Contoh? Anda bisa berbagi health satu sama lain lewat toss epik ini.
Tidak hanya sekedar memperkuat kesempatan melontarkan damage super besar, bermain bersama player juga memperbesar kesempatan Anda untuk bertahan hidup. Contoh? Anda bisa berbagi health satu sama lain lewat toss epik ini.
Anda juga bisa menghidupkan kembali teman yang sudah tewas beberapa kali, sehingga tidak perlu menggunakan life sama sekali. Memperkecil kemungkinan game over.
Anda juga bisa menghidupkan kembali teman yang sudah tewas beberapa kali, sehingga tidak perlu menggunakan life sama sekali. Memperkecil kemungkinan game over.

Tidak hanya berbagi health, Anda juga bisa menghidupkan kembali karakter lain yang tewas sehingga tidak perlu mengkonsumsi life sama sekali. Walaupun hanya bisa dilakukan dalam jumlah yang terbatas, namun setidaknya cukup efektif untuk menghindarkan Anda dari game over. Bagaimana jika  Anda sudah tidak lagi memiliki life? Tenang saja, Anda juga masih bisa mencuri nyawa dari player satunya lagi. This is why we called them Double Dragon!

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…