Review Double Dragon Neon: Si Seri Klasik Kini Kembali!

Reading time:
February 14, 2014
Double Dragon NEON (278)

Nama Double Dragon mungkin cukup untuk membuat banyak generasi gaming yang belum pernah melihat mesin arcade sebelumnya bingung. Dengan jarak waktu yang memang terhitung cukup jauh dibandingkan dengan generasi gaming terbaru dan yang lalu, ini tentu menjadi fenomena yang tidak mengherankan. Hanya gamer yang tumbuh di era tahun 1990-an yang mengerti mengapa nama Double Dragon begitu fenomenal di masa lalu. Terlepas dari sistem gameplay yang sangat sederhana, game beat-em up ini selalu menjadi primadona di mesin arcade manapun, terutama karena mekanik gameplay-nya yang sangat menantang dan berfokus pada kerjasama tim. Berdua melewati semua jenis musuh lewat kombinasi pukulan dan tendangan? Pengalaman yang cukup untuk membuat gamer masa lalu, kembali memasukkan koin, mengulang, dan berusaha menyelesaikan pertarungan yang tidak mudah ini.

Double Dragon memang sempat hadir dalam beberapa seri, dan tidak hanya didistribusikan untuk mesin Arcade saja. Popularitas tinggi membuatnya akhirnya mendapatkan tempat di beberapa konsol rumahan di masa lalu, dan bahkan “dihidupkan kembali” lewat proses port ke beberapa perangkat smartphone saat ini. Namun semua usaha ini seolah ditujukan untuk memanfaatkan rasa nostalgia yang sempat mencicipi pesonanya di zaman arcade. Lantas, bagaimana dengan gamer-gamer “muda” yang belum pernah mendengar nama yang satu ini? Tantangan ini akhirnya berusaha dijawab oleh sebuah proyek reboot – Double Dragon Neon. Sudah dirilis sejak tahun 2012 yang lalu di konsol, game yang dikembangkan oleh WayForward Technologies dan Abstraction Games ini akhirnya meluncur ke PC beberapa hari yang lalu.

Lantas seperti apa pesona yang ia tawarkan? Mampukan format baru ini menarik calon konsumen baru akan nama besar Double Dragon yang begitu dipuja di masa lalu? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Seperti seri klasiknya, Anda tetap akan kembali berusaha menyelamatkan si wanita pujaan - Marian.
Seperti seri klasiknya, Anda tetap akan kembali berusaha menyelamatkan si wanita pujaan – Marian.

Apa yang rela Anda lakukan untuk menyelamatkan wanita yang Anda cintai? Semua plot yang ditawarkan seri Double Dragon selalu berkisar pada kasus yang satu ini – termasuk di Double Dragon Neon. Akan terasa sangat familiar bagi mereka yang sempat mencicipi seri klasiknya, petualangan Anda tetap ditujukan untuk merebut kembali sang wanita pujaan – Marian yang kali ini diculik oleh makhluk misterius bernama – Skullmageddon. Dengan bentuk tengkorak yang menyerupai seorang shogun, rasa cinta mendalam Skullmageddon terhadap Maria yang tak pernah berbalas membuat monster ini harus mengambil langkah ekstrim. Namun satu elemen yang lupa ia prediksi? Ia harus berhadapan sang duo naga – Billy Lee dan Jimmy Lee.

Sesosok makhluk aneh bernama Skullmargedon menjadi dalang utama penculikan ini.
Sesosok makhluk aneh bernama Skullmargedon menjadi dalang utama penculikan ini.
Anda harus bertarung, dari bumi, luar angkasa, hingga ke dimensi lain. Monster-monster absurd pun siap menjadi lawan Anda.
Anda harus bertarung, dari bumi, luar angkasa, hingga ke dimensi lain. Monster-monster absurd pun siap menjadi lawan Anda.
Po..po..power rangers??!
Po..po..power rangers??!

Cerita yang terdengar absurd? Percaya atau tidak, inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama dari Double Dragon Neon itu sendiri. Cita rasa tahun 80-an yang mengalir kental akan membawa Anda, perlahan namun pasti, pada usaha untuk menghancurkan Skullmageddon yang ternyata berhasil menculik dan membawa Marian ke dimensi lain. Anda akan bertarung melewati sudut kota, dojo yang menjadi roket luar angkasa, fasililtas penelitian super aneh, hingga dunia asing yang sebenarnya, hampir mustahil disinggahi oleh manusia apapun. Absurditas dari sisi cerita justru membuat Double Dragon Neon begitu menarik. Sederhana, dengan tema klasik kuat yang siap untuk menyeret perasaan nostalgia gamer manapun yang sempat mencicipinya. Perasaan familiar yang begitu menjadi nilai jual yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Lantas mampukah Billy Lee dan Jimmy Lee menyelamatkan Marian dari cengkeraman musuh? Rintangan seperti apa yang harus mereka tundukkan? Semua pertanyaan ini bisa Anda jawab dengan memainkan Double Dragon Neon ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…