Review Headset Gaming Plantronics RIG: Satu Paket Audio Lengkap!

Reading time:
March 6, 2014
Headset gaming Plantronics RIG
Headset gaming Plantronics RIG

Audio mungkin menjadi salah satu elemen yang paling sering dipandang sebelah mata di industri game. Sebagian besar gamer, apalagi mereka yang memiliki platform yang cukup terbuka terhadap peripheral pihak ketiga, lebih sering menjadikan kualitas visual dan gameplay sendiri, sebagai satu-satunya indikator yang harus tampil dalam level paling optimal. Padahal, audio menjadi jendela untuk membangun atmosfer pengalaman yang lebih baik, dari sekedar suara dentingan musik yang menggugah emosi, hingga suara intonasi percakapan yang tentu saja menjadi dasar dari terbangunnya dasar cerita dari game tersebut. Kekuatan inlah yang berusaha ditawarkan oleh salah satu brand perangkat audio ternama – Plantronics yang akhirnya memperkenalkan sang headset gaming terbaru – RIG.

Desain dan Fitur

Berbalut warna hitam yang elegan, Plantronics RIG memang tidak memperlihatkan kesan produk gaming yang kentara. Tidak ada sisi kosmetik yang berlebihan untuk menunjang identitas tersebut.
Berbalut warna hitam yang elegan, Plantronics RIG memang tidak memperlihatkan kesan produk gaming yang kentara. Tidak ada sisi kosmetik yang berlebihan untuk menunjang identitas tersebut.
Ear pad berbahan busa menunjang kenyamanan, namun sayangnya, dengan ukuran ear pad yang tidak cukup lebar untuk menutup keseluruhan telinga.
Ear pad berbahan busa menunjang kenyamanan, namun sayangnya, dengan ukuran ear pad yang tidak cukup lebar untuk menutup keseluruhan telinga.
Akibatnya, ear pada terasa cukup menekan daun telinga dan cukup lelah jika digunakan untuk waktu yang lama.
Akibatnya, ear pada terasa cukup menekan daun telinga dan cukup lelah jika digunakan untuk waktu yang lama.

Jika kita membicarakan Plantronics sebagai sebuah brand, produsen yang satu ini memang cukup terkenal lewat kesederhanaan desain dan kualitas audio yang pantas untuk diacungi jempol. Identitas yang tampaknya cukup banyak berubah di RIG. Dengan desain berwarna hitam sebagai warna dominan dan bentuk yang terhitung proporsional, RIG memang tidak memperlihatkan “kesan” gaming yang kentara sekilas padang. Anda tidak akan bertemu dengan kilatan-kilatan cahaya lampu LED atau sekedar logo bertema garang di setiap sudut headset ini. Untuk urusan desain, RIG memang masih mengusung kesederhanaan produk Plantronics. Namun di sisi fungsi, ia menawarkan begitu banyak fitur, bahkan terhitung kompleks.

Dengan busa sebagai bahan dasar pads, Plantronics RIG memang terlihat jelas menjadikan kenyamanan telinga Anda sebagai salah satu prioritas utama. Build plastik yang ringan dan lebih kokoh juga memperkuat kesan tersebut. Namun sayangnya, untuk kami pribadi, pads ini tidak menutup telinga dengan sempurna dan menyisakan sedikit ruang. Headset ini juga sedikit terasa terik dan tidak nyaman untuk digunakan dalam waktu yang lama. Namun urusan fungsi, Plantronics RIG akan menyediakan lebih dari yang Anda minta. Sebagai sebuah headset gaming, tidak berlebihan rasanya untuk menyebut headset yang satu ini sebagai sebuah perangkat audio lengkap untuk memenuhi semua kebutuhan Anda.

Komitmen Plantronics untuk menawarkan sebuah headset
Komitmen Plantronics untuk menawarkan sebuah headset “gaming” memang pantas untuk diacungi jempol. Tidak hanya PC, ia juga bisa digunakan untuk Playstation 3 dan Xbox 360. Ia bahkan menyediakan hampir semua kabel yang Anda butuhkan untuk memfasilitasi hal tersebut.
Dengan menggunakan bentuk gambar, Anda akan mendapatkan instruksi singkat, jelas, dan padat untuk menggunakan Plantronics RIG di Playstation 3 atau Xbox 360 Anda.
Dengan menggunakan bentuk gambar, Anda akan mendapatkan instruksi singkat, jelas, dan padat untuk menggunakan Plantronics RIG di Playstation 3 atau Xbox 360 Anda.

Satu hal yang mungkin Anda perhatikan sejak membuka kotak Plantronics RIG ini untuk pertama kali, adalah begitu banyak kabel yang ia tawarkan. Untuk menunjang fungsinya sebagai sebuah headset gaming, Plantronics RIG memang fleksibel untuk digunakan di platform gaming manapun yang Anda miliki. Benar sekali, tidak hanya bisa digunakan di PC, Plantronics RIG juga kompatibel untuk konsol generasi saat ini – Playstation 3 dan Xbox 360. Anda juga tidak perlu dipusingkan dengan bagaimana cara untuk membuat fungsi ini bisa dinikmati secara langsung, mengingat manual yang ditawarkan dalam bentuk gambar. Padat, singkat, dan jelas.

Tidak hanya sekedar untuk menunjang kemampuan gaming Anda di beragam platform, Plantronics RIG juga hadir dengan sebuah master control dengan desain yang elegan. Berisikan port penting yang bisa Anda suntikkan dengan perangkat audio yang lain, kehadiran master control ini memberikan ekstra ruang yang bahkan jauh lebih fleksibel. Benar sekali, ia juga didesain untuk memfasilitasi kebutuhan Anda yang juga mengandalkan perangkat mobile sebagai ujung tombak untuk menikmati konten multimedia yang ada. Master control ini memang terlihat cukup kompleks, namun tidak sulit untuk dikuasai. Dengan ekstra satu kabel jack 3.5 mm yang menjuntai pendek, Anda bisa menghubungkan Plantronics RIG ini ke perangkat mobile pintar Anda sekaligus tetap menghubungkannya dengan platform gaming atau PC Anda.

Master control yang juga termasuk dalam paket pembelian ini akan menunjang fungsi Plantronics RIG yang lebih fleksibel.
Master control yang juga termasuk dalam paket pembelian ini akan menunjang fungsi Plantronics RIG yang lebih fleksibel.
Bukan perkara sulit untuk mengenali dan memahami fungsi perangkat ekstra yang satu ini.
Bukan perkara sulit untuk mengenali dan memahami fungsi perangkat ekstra yang satu ini.
Anda bisa menghubungkan perangkat mobile dan gaming Anda lewat master control ini. Kerennya lagi? Anda bisa  mengakses keduanya secara bergantian, semudah menekan switch besar di bagian tengah peripheral ini.
Anda bisa menghubungkan perangkat mobile dan gaming Anda lewat master control ini. Kerennya lagi? Anda bisa mengakses keduanya secara bergantian, semudah menekan switch besar di bagian tengah peripheral ini.
Mobile dan gaming di saat yang sama? Why not!
Mobile dan gaming di saat yang sama? Why not!

Lantas bagaimana cara menikmatinya? Sebuah tombol di tengah berisikan switch besar, memungkinkan Anda untuk mengakses mode mobile dan game secara instan. Dibantu dengan warna lampu LED berwarna orange dan biru sebagai indikator untuk masing-masing mode tersebut, master control ini bahkan memungkinkan Anda untuk menjadikan Plantronics RIG sebagai microphone untuk perangkat mobile Anda. Sementara di mode game? Ada tiga buah setting equalizer pre-set yang bisa diakses dengan hanya menekan tombol equalizer yang ada.

Ada tiga buah mode pre-set equalizer yang juga bisa Anda akses lewat master control tersebut.
Ada tiga buah mode pre-set equalizer yang juga bisa Anda akses lewat master control tersebut.
Sedikit bijaksana mengatur tingkat volume yang ada, karena Anda bisa saja mengganggu kenyamanan orang lain karena suara yang bocor keluar, apalagi jika Anda tengah berada di tempat umum atau keramaian.
Sedikit bijaksana mengatur tingkat volume yang ada, karena Anda bisa saja mengganggu kenyamanan orang lain karena suara yang bocor keluar, apalagi jika Anda tengah berada di tempat umum atau keramaian.

Bagiamana jika Anda hendak menggunakannya sebagai perangkat audio yang mobile? Dengan bentuk yang memang tidak bisa dilipat, memang cukup sulit untuk membawa headset ini ke dalam tas atau media penyimpanan Anda. Ini bisa dimaklumi, karena Plantronics RIG memang tidak didesain untuk hal tersebut. Untungnya, dengan port jack terpisah yang bisa dicabut dan dipasang, Anda bisa memosisikannya sebagai headset multimedia biasa, yang tidak membutuhkan si master control itu sendiri. Satu-satunya kekurangan dari hal ini mungkin terbatasnya volume suara yang bisa dihasilkan dan tentu saja equalizer yang kini bergantung pada perangkat mobile Anda. Namun terlepas dari hal ini, ia tetap menjadi  headset yang bisa diandalkan dan dinikmati. Jangan lupa pula untuk menggunakannya dengan bijaksana, karena suara yang mudah keluar dan mungkin mengganggu kenyamanan orang lain ketika di-set di tingkat volume tertentu.

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 23, 2021 - 0

Review Death Stranding – Director’s Cut: Paket Baru Definisi Tinggi!

Antara Anda benar-benar menyukainya atau benar-benar membenci apa yang ia…
September 22, 2021 - 0

Review Kena – Bridge of Spirits: Kena Sihir Fantasi Elok!

Menarik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pilihan game-game yang…
September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…