Preview MGS V – Ground Zeroes: Metal Gear Next-Gen!

Reading time:
March 19, 2014
MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (1)

Mendapatkan kritik pedas sejak awal pengenalannya, keputusan Hideo Kojima untuk merilis MGS V: Ground Zeroes sebagai sebuah produk game terpisah memang sempat memancing tanda tanya. Apalagi beberapa informasi awal sempat menyebutkan bagaimana game ini hanya akan diposisikan sebagai prolog, dimana konten MGS V yang sesungguhnya terletak di sang seri kedua – Phantom Pain. Beragam preview awal yang mempermasalahkan waktu gameplay berdurasi hanya 2 jam juga sempat membuat banyak gamer marah dan kecewa pada Kojima. Namun sejujurnya, terlepas dari semua kontroversi tersebut, sebagai sebuah proyek next-gen pertama Kojima dan Metal Gear Solid, Ground Zeroes tetap merupakan proyek yang sangat menarik untuk diantisipasi. Setidaknya untuk sekedar menangkap apa yang berusaha dilakukan Kojima untuknya.

Kesan Pertama

Tidak ada cara terbaik untuk menikmati MGS V: Ground Zeroes selain mencicipinya di Playstation 4, platform yang memang diakui Kojima sendiri sebagai perangkat yang akan menawarkan pengalaman paling optimal. Menariknya lagi, ini menjadi proyek next-gen pertama untuk membuktikan seberapa luar biasanya engine yang sudah dipersiapkan Kojima sejak lama – Fox Engine. Engine ini sendiri memang sempat diterapkan di PES 2014 yang lalu namun tidak memperlihatkan potensi yang sebenarnya. Untuk pertama kalinya, Fox Engine berkesempatan untuk membuktikan ketangguhannya. Benar saja, MGS V: Ground Zeroes memperlihatkan kualitas visual ciamik yang memang pantas disebut sebagai sebuah game next-gen. Kualitas detail lingkungan, cahaya, dan beragam efek yang ada memperkuat kesan tersebut.

Gamer yang sudah mencicipi sebagian besar seri Metal Gear Solid sebelumnya mungkin akan merasa asing dengan arah baru yang ditawarkan Kojima di MGS V: Ground Zeroes ini. Berbeda dengan kesan gameplay yang selama ini linear, seri teranyar ini benar-benar mengusung konsep game open-world yang sesungguhnya. Anda hanya akan diberikan misi untuk menggerakkan roda cerita, namun semua metode yang bisa ditempuh untuk menyelesaikannya akan sangat bergantung pada Anda sendiri. Snake kini dibekali dengan beberapa kemampuan baru, termasuk mengendarai beragam kendaraan yang tersedia serta melacak gerak musuh lewat binocular yang ada. Sebuah reflek slow-time juga diperkenalkan untuk memberikan kesempatan bagi Snake melumpuhkan ancaman yang berpotensi membongkar posisinya ke musuh yang lain.

Gameplay story utamanya sendiri memang sangat singkat,bahkan kami berhasil menyelesaikannya tidak lebih dari dua jam. Walaupun demikian, MGS V: Ground Zeroes ternyata masih menyimpan side mission lain yang tidak kalah menarik untuk dijajal, apalagi dengan kehadiran misi eksklusif Playstation 4 – Deja Vu yang masih berusaha kami buka ketika preview ini tengah dikerjakan. Begitu banyak collectibles untuk menyempurnakan cerita juga masih menjadi target utama kami, setidaknya hingga proses review minggu depan.

Sembari mencari waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review MGS V: Ground Zeroes ini secara penuh, izinkan kami untuk memberikan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran akan kualitas sebuah seri Metal Gear next-gen yang pertama. Semua gambar ini juga sekaligus menjadi ajang pembuktian mengapa Fox Engine – engine teranyar dari Kojima menjadi sebuah engine potensial yang cukup untuk mendefinisikan next-gen itu sendiri. One thing for sure, we do miss David Hayter, a lot..

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar!

MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (62) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (16) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (27) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (30) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (38) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (67) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (76) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (87) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (103) Ground Zeroes JagatPlay (6) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (147) MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (160)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…