McDonald’s di Türkiye Rilis “Pro Gamer Menu” dengan Aksesori Anti-AFK Unik
Restoran McDonald’s di Türkiye meluncurkan Pro Gamer Menu lengkap dengan “Archie”, alat unik berbentuk logo restoran yang mencegah pemain AFK.
Bila Anda pernah bermain game online, pastinya pernah memutar otak untuk cegah game terputus karena AFK atau “Away from Keyboard”. Demi mencegah sistem game melihat game tidak dimainkan, biasanya gamer gunakan karet untuk membuat stik terus gerakkan kamera atau karakter ke satu arah.
Rupanya hal itu pula yang menjadi inspirasi dari restoran franchise raksasa dunia untuk menjaring perhatian gamer. Ternyata McDonald’s di Türkiye (nama baru negara Turki semenjak 2021) resmi memperkenalkan “Pro Gamer Menu”, sebuah paket makanan bertema gaming yang hadir dengan bonus unik, yaitu aksesori bernama “Archie” yang dirancang khusus untuk para pemain game online.

Menurut keterangan resmi via press rilis, menu ini sendiri berisi paket klasik Big Mac, kentang goreng medium, Coca-Cola medium, serta onion rings 8 pcs. Namun daya tarik utamanya jelas bukan di makanannya, melainkan bonus fisik yang menyertainya. “Archie” hadir dengan desain menyerupai logo golden arches khas McDonald’s, dan dapat dipasang pada analog stick controller untuk menjaga input tetap aktif.
Fungsi dari alat ini cukup sederhana namun masuk akal, yaitu untuk mencegah pemain dianggap AFK saat bermain game online. Dengan bantuan Archie untuk menjaga analog tetap “bergerak”, pemain bisa tetap hadir di dalam game meskipun sedang mengambil jeda sejenak untuk makan.
Konsep ini sendiri lahir dari inspirasi yang cukup menarik. Pihak McDonald’s bersama agensi TBWA\Istanbul melihat kebiasaan gamer yang sering mencari cara untuk menghindari AFK saat beristirahat. Dari situ, mereka mengubah perilaku tersebut menjadi bagian dari kampanye kreatif untuk menarik perhatian gamer.
Sayangnya, untuk saat ini Pro Gamer Menu dan Archie hanya tersedia di Türkiye. Namun melihat potensi viral dan daya tariknya sebagai item koleksi, bukan tidak mungkin McDonald’s akan mempertimbangkan distribusi lebih luas jika respons pasar positif. Semoga saja pihak resto di Indonesia tertarik untuk membawanya ke tanah air.
Bagaimana menurut Anda mengenai ide menarik tersebut? Apakah Anda tertarik untuk memilikinya bila memang dibawa ke Indonesia?










