Prince of Persia Terbaru Gunakan Engine Rayman Legends?

Reading time:
April 21, 2014
rayman legends1

Popularitas yang terus bertahan lintas generasi, Prince of Persia memang tumbuh menjadi franchise game action legendaris. Eksistensinya sebagai salah satu game action terbaik di akhir tahun 1980-an kian disempurnakan dengan fakta bahwa sang versi reboot modern – Sands of Time juga menjual kualitas dan daya tarik yang sama luar biasanya. Dengan kekuatan seperti ini, tentu saja menarik untuk melihat apa yang tengah dipersiapkan Ubisoft untuk franchise yang satu ini. Walaupun belum ada pengumuman resmi, namun rumor terus bermunculan. Kali ini meyakini bahwa Prince of Persia akan dilahirkan kembali ke citra asalnya – sebuah game dua dimensi.

Identitas dua dimensi ini kabarnya akan dibangun dengan menggunakan salah satu engine paling populer Ubisoft – UbiArt Framework. Benar sekali, engine sama yang bertanggung jawab menghasilkan kualitas animasi dua dimensi yang memanjakan mata dan luwes di Rayman Legends dan Child of Light.

Rumor menyebutkan bahwa Ubisoft akan
Rumor menyebutkan bahwa Ubisoft akan “menghidupkan kembali” franchise Prince of Persia lewat seri terbaru yang akan menggunakan engine UbiArt Framework – engine sama yang menjadi basis untuk Rayman Legends dan Child of Light.

Rumor ini sendiri mengemuka dari salah satu situs gaming Perancis – Le Potrail du Jeu Video yang mengklaim mendapatkannya dari sumber informasi terpercaya. Situs ini juga menyebutkan bahwa setiap anggota tubuh The Prince akan dibangun dengan model berbeda, sehingga menghasilkan animasi gerak yang lebih terasa seperti 3D. Sementara mekanik gameplaynya sendiri akan terasa familiar dengan seri-seri Prince of Persia selama ini.

Seberapa valid informasi yang satu ini? Ubisoft sendiri masih belum memberikan komentar resmi apapun. DI tahun 2013 yang lalu, mereka memang sudah sempat mengkonfirmasikan akan mengistirahatkan Prince of Persia sebagai sebuah franchise untuk waktu yang tidak ditentukan dan untuk alasan yang juga klise. Apakah ini adalah indikasi kembalinya sang pangeran? In UbiArt Framework, we trust..

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…