Review Roccat Kone Pure: Integrasi Mumpuni Fungsi dan Kenyamanan!

Reading time:
May 8, 2014
Mouse gaming Roccat Kone Pure
Mouse gaming Roccat Kone Pure

Hampir sebagian besar gamer PC yang pernah mencicipi peripheral gaming sebelumnya tentu saja sudah punya sedikit gambaran bagaimana perangkat yang biasanya ditawarkan dengan harga lebih tinggi ini, memang menawarkan sesuatu yang tidak bisa dicapai dengan peripheral komputer konvensional biasanya. Tidak hanya sekedar membicarakan desain yang memang memperkuat identitas sang pengguna sebagai seorang gamer, bentuk dan bahan yang digunakan biasanya memang dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan pengalaman yang lebih nyaman. Tidak hanya itu saja, beragam fungsi untuk mengakomodasi akses perintah yang lebih kompleks dari beragam genre yang dijajal juga menjadi salah satu nilai jual yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kedua fungsi yang berhasil diakomodasi dengan sangat baik oleh salah satu produsen peripheral gaming terbaik di pasaran – Roccat lewat Kone Pure.

Desain dan Fungsi

Pilihan warna dengan kontras yang menarik - Roccat Kone Pure menjadikan warna hitam dan orange sebagai identitas utama.
Pilihan warna dengan kontras yang menarik – Roccat Kone Pure menjadikan warna hitam dan orange sebagai identitas utama.

Unik, ini mungkin kata pertama yang terlontar ketika melihat pilihan warna yang disuntikkan Roccat di Kone Pure. Walaupun masih menjadikan warna hitam sebagai warna dominan yang menyelimuti peripheral yang satu ini, Roccat memutuskan untuk menyematkan warna orange yang kontras di kedua sisi mouse – memberikan efek line yang terlebih jauh lebih tegas, tetapi juga elegan di saat yang sama. Bentuk desainnya sendiri lebih mengacu pada mouse konvensional, yang memang sudah terbukti lebih ergonomis. Untuk memperkuat sisi kosmetik yang ada, Roccat juga menyuntikkan logo super garangnya yang menyala terang di bagian palm rest.

Mengacu pada bentuk yang lebih konvensional, desain mouse ini memang lebih mengutamakan kenyamanan.
Mengacu pada bentuk yang lebih konvensional, desain mouse ini memang lebih mengutamakan kenyamanan.
Selain tiga fungsi utama, dua ekstra tombol juga disematkan di bagian sisi kiri mouse.
Selain tiga fungsi utama, dua ekstra tombol juga disematkan di bagian sisi kiri mouse.
Logo garang Roccat menyala terang di bagian palm rest.
Logo garang Roccat menyala terang di bagian palm rest.

Fungsi kompleks yang mampu diakomodasi Roccat Kone Pure memang tidak lantas membuat mouse yang satu ini harus memuat ekstra tombol secara berlebihan, bahkan mengganggu keseluruhan desain ergonomis yang ia usung.  Seperti sebagian besar mouse saat ia, ia hadir dengan jumlah tombol yang proporsional – untuk mengakses beragam fungsi secara instan. Selain tiga tombol utama – klik kiri, kanan, dan scroll wheel, Roccat Kone Pure ini juga menyediakan dua ekstra tombol kecil di bagian tengah untuk mengatur sensitivitas, dengan dua ekstra tombol di bagian kiri yang bisa Anda gunakan untuk mengeksekusi perintah yang dibutuhkan. Dengan tesktur berlapis karet tipis yang ia usung, mouse yang satu ini juga menjamin grip yang jauh lebih bisa diandalkan.

Lantas, spesifikasi lengkap seperti apa yang diusung oleh Roccat Kone Pure ini?

  • Pro-Aim Laser Sensor R3 with up to 8200dpi
  • 1000Hz polling rate
  • 1ms response time
  • 12000fps, 10.8megapixel
  • 30G acceleration
  • 3.8m/s (150ips)
  • 16-bit data channel
  • 1-5mm Lift off distance
  • Tracking & Distance Control Unit
  • 72MHz Turbo Core V2 32-bit Arm based MCU
  • 576kB onboard memory
  • Zero angle snapping/prediction
  • 1.8m braided USB cable

Mouse Gaming Roccat Kone Pure, Seberapa Nyaman?

Mouse Gaming Roccat Kone Pure, Seberapa nyaman?
Mouse Gaming Roccat Kone Pure, Seberapa nyaman?

Roccat sendiri memang tidak menyebut material utama seperti yang ia usung untuk membangun tubuh Kone Pure ini dan menyebutnya sekedar sebagai “Soft-Touch Surface” di situs resmi mereka. Namun menggenggam mouse ini secara langsung di tangan memang mengindikasikan bahwa besar kemungkinan mouse ini berbahan dasar plastik namun dibungkus dengan lapisan tipis karet di area utama untuk memastikan kenyamana ekstra, di luar desain bentuknya yang memang sudah ergonomis. Kombinasi material yang memang pantas diacungi jempol. Tekstur ini tidak hanya memastikan grip gaming yang kuat, tetapi juga permukaan yang lebih nyaman dan bebas keringat. Menariknya lagi, pilihan material ini juga membuat Kone Pure sebagai mouse gaming yang cukup bersahabat soal kebersihan.

Pemilihan teknologi Omron Switch sebagai pondasi Roccat Kone Pure untuk memastikan jati diri sebagai peripheral gaming memang terbayarkan dengan manis. Setiap klik yang Anda arahkan untuk mengakses perintah dengan cepat, apalagi game-game yang sangat mengandalkan fungsi ini, difasilitasi dengan baik. Feeback hadir dengan tingkat presisi yang luar biasa, memastikan tidak ada satupun perintah yang terlewatkan. Anda sendiri bisa merasakan reliabilitas tersebut, mendengar bagaimana setiap gerakan jari Anda ditranslasi ke dalam bunyi klik yang terpercaya dan menenangkan di saat yang sama. Sensasi yang sama juga ditawarkan oleh beragam tombol ekstra lain di sekitar Roccat Kone Pure ini, mudah diakses, tanpa menimbulkan posisi jari dan tangan yang canggung. Akurasi dan kenyamanan scroll wheel yang ia tawarkan juga pantas untuk diacungi jempol.

Material yang terasa seperti plastik yang dibungkus tipis lapisan karet, tidak hanya membuatnya menjamin grip yang lebih baik, tetapi juga lebih bersahabat dengan kebersihan.
Material yang sama juga menyelimuti kedua sisi Roccat Kone Pure ini.
Keputusan untuk menyuntikkan teknologi Omron di switch utama membuat mouse ini bisa diandalkan mengeksekusi rangkaian perintah cepat yang Anda lemparkan, dengan feeback yang pantas diacungi jempol.
Keputusan untuk menyuntikkan teknologi Omron di switch utama membuat mouse ini bisa diandalkan mengeksekusi rangkaian perintah cepat yang Anda lemparkan, dengan feeback yang pantas diacungi jempol.
Teknologi TUDP yang ia usung membuat Kone Pure cukup pintar untuk beradaptasi dengan tekstur permukaan dimana ia ditempatkan.
Teknologi TDCU yang ia usung membuat Kone Pure cukup pintar untuk beradaptasi dengan tekstur permukaan dimana ia ditempatkan.

Untuk Anda yang sangat mengandalkan kenyamanan bermain pada sensitivitas gerak mouse, Roccat Kone Pure menyediakan range gerak yang cukup luas untuk memfasilitasi kebutuhan Anda. Dengan ekstra tombol di bagian tengah yang memungkinkan untuk melompat dari satu preset ke preset lainnya, Anda tidak perlu takut bahwa setting terakhir Anda tidak akan mampu mengakomodasi beragam genre gaming apapun yang tengah Anda cicipi. Teknologi TDCU (Tracking & Distance Control Unit) yang ia sematkan di bagian bawah juga membuat Roccat Kone Pure cukup pintar untuk beradaptasi dengan permukaan media dimana ia diletakkan. Untuk urusan sensitivitas dan akurasi gerak instan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari mouse yang satu ini.

Dari sisi desain, ia memang tidak dibuat untuk memfasilitasi kebutuhan gamer tangan kiri.
Dari sisi desain, ia memang tidak dibuat untuk memfasilitasi kebutuhan gamer tangan kiri.

Sayangnya, dengan desain yang tidak ambidextrous, Roccat Kone Pure memang tidak didesain untuk gamer kidal yang menjadikan tangan kiri sebagai. Anda yang cukup sensitif dengan masalah berat mouse juga tidak akan diberikan kesempatan untuk menambah beban ekstra di mouse yang satu ini. Walaupun harus diakui, menurut standar tangan kami sendiri, ia hadir dengan berat yang sudah terhitung pas untuk kenyamanan paling optimal.

Namun pengujian paling utama tentu saja diarahkan pada identitas utama mouse ini sendiri – gaming. Untuk memastikan seberapa baik Roccat Kone Pure ini mampu memfasilitasi beragam genre yang ada, mouse hitam orange ini kami hadapkan pada tiga game dengan tiga genre berbeda: DOTA 2 untuk MOBA, Titanfall untuk FPS, dan Child of Light untuk JRPG. Dengan tingkat sensitivitas yang bisa disesuaikan dengan range yang cukup luas, Roccat Kone Pure cukup untuk memfasilitasi gerakan mouse cepat yang Anda butuhkan ketika bergerak dari satu gedung lainnya sembari aktif mengobservasi setiap gerakan dalam peta di Titanfall. Sementara di Child of Light, dengan gerakan cepat yang terkadang dibutuhkan untuk menggerakkan Igniculus di dalam mode eksplorasi juga difasilitasi dengan baik.

Tiga game dari tiga genre berbeda - DOTA 2 untuk MOBA, Titanfall untuk FPS, dan Child of Light untuk RPG dilemparkan untuk menguji Roccat Kone Pure ini.
Tiga game dari tiga genre berbeda – DOTA 2 untuk MOBA, Titanfall untuk FPS, dan Child of Light untuk RPG dilemparkan untuk menguji Roccat Kone Pure ini.
Di DOTA 2, mouse ini terasa luar biasa. Feedback cepat yang Anda butuhkan setiap kali mengeksekusi perintah gerak untuk memastikan hero yang terus bergerak difasilitasi dengan sangat baik.
Di DOTA 2, mouse ini terasa luar biasa. Feedback cepat yang Anda butuhkan setiap kali mengeksekusi perintah gerak untuk memastikan hero yang terus bergerak difasilitasi dengan sangat baik.

Namun keunggulan Roccat Kone Pure justru sangat teruji dan terasa optimal ketika dihadapkan pada game MOBA populer – DOTA 2. Apa pasal? Karena di genre seperti inilah, implementasi switch Omron yang ia usung terasa esensial. Setiap klik yang Anda lemparkan untuk memastikan hero Anda secara konsisten bergerak, ditranslasikan dengan sangat baik – tanpa miss sama sekali. Anda tidak perlu takut bahwa kegagalan Anda memenangkan pertarungan disebabkan oleh performa peripheral. Roccat Kone Pure berhasil menundukkan ketiga genre ini dengan sangat baik. Dengan proses kustomisasi via fungsi makro yang ada, ia membuktikan pantas untuk menjadi senjata utama untuk beragam genre yang lebih kompleks, seperti MMO, misalnya.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…