Review Thermaltake Level 10 M: Wireless Dengan Desain Sporty!

Reading time:
May 5, 2014

Sebagian besar dari Anda tentu saja pernah mendengar kata BMW sebelumnya? Ya, Bavarian Motor Works atau biasa disebut BMW adalah perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang otomotif. Perusahaan yang berdiri ditahun 1916 tersebut memang salah satu penghasil mobil Eropa terbaik saat ini.

Namun apa jadinya jika BMW terjun ke dunia gaming khususnya peripheral? Hasilnya adalah TtEsport Level 10 M – sebuah kolaborasi antara BMW dan produsen peripheral – Thermaltake. Didesain sendiri oleh  BMW Group DesignworksUSA, tidak mengherankan jika ia hadir dengan bentu elegan khas sebuah mobil sport. Mouse ini juga multi-fungsi, selain dapat digunakan menggunakan kabel seperti pada mouse umumnya, mouse tersebut juga dapat menggunakan wireless.

Penasaran seperti apa bentuknya? Yuk mari kita simak review kami berikut ini!

Desain dan fitur

1
Tampilan “sporty” yang mirip dengan mobil balap.

Kesan pertama kami pada mouse tersebut adalah “sporty”. Desainnya yang terinspirasi dari mobil balap tersebut memang jarang ditemukan pada mouse lain.

2
Mouse ini dibalut warna hitam dengan sentuhan silver yang elegan.

Mouse dari Thermaltake ini berbalut warna hitam dan sedikit silver pada bagian-bagian tertentu terutama bagian bawah. Mouse ini terlihat sangat minimalis dan elegan. Beberapa bagian mouse ini juga dapat menyala seperti scroll bar, DPI profile dan juga bar sensitivitas.

3
Bagian sisi mouse yang terdapat tombol makro.

Untuk tombol makro, mouse ini hanya mempunyai 2 tombol makro utama, yaitu pada bagian samping mouse. Namun, pada tombol yang berukuran besar dan berlogo petir, Anda dapat menekan tombol tersebut ke 4 arah yaitu atas, bawah ,kiri, dan kanan dan dapat mengaturnya untuk menjadi sebuah tombol makro. Hasilnya? 4 fungsi instan yang bisa diakses dengan hanya satu tombol! Jika belum mencukupi, Anda juga dapat memasang makro pada scroll bar.

4
Pelindung port usb yang sudah terbuka.
5
Setelah terbuka, Anda dapat menyambungkan port tersebut dengan kabel jika anda tidak ingin menggunakan wireless ataupun mencharge baterai dari mouse tersebut.
5a
Bagian port USB yang tersambung ke komputer juga dilengkapi pelindung.

Saat Anda ingin memasang kabel pada mouse tersebut, Anda hanya perlu melepas pelindung pada bagian depan lalu menggantinya dengan kabel. Tidak lupa Thermaltake juga memberikan pelindung untuk port USB.

6
Lubang untuk mengganti sudut kemiringan pada mouse, anda dapat mengubah derajat tersebut menggunakan obeng yang telah tersedia dalam paket penjualan.
7
Tenang saja, mouse ini juga sudah menyertakan obeng khusus dalam paket penjualan untuk sedikit memodifikasi bentuknya.

Lubang pada atas mouse yang sudah terpasang obeng yang telah disediakan dari paket penjualan, berfungsi untuk mengatur tinggi dari mouse tersebut.

Mouse ini dapat diatur, baik sudut kemiringan maupun tinggi dari mouse tersebut.

8
Bagian bawah mouse, terdapat switch untuk wireless
9
Dongle wireless yang dilengkapi dengan pelindung.

Di sisi bawah, terlihat switch untuk menyalakan mode wireless atau mematikannya, serta terdapat pairing button yang berfungsi untuk mendeteksi dongle saat tidak terdeteksi.

10
Bagian depan mouse

Dibagian depan kita dapat melihat bentuk yang tidak lazim dari sebuah mouse, namun kenyataannya itu sangat berguna untuk mencegah kabel tidak mengganggu saat kita sedang menggunakan mouse.

 Aplikasi Pendukung

untitled driver
Desain user-interfacenya sendiri tergolong user-friendly. Anda bisa mengakses fungsi yang Anda inginkan dengan mudah.
1driver
Suntikan fungsi makro tentu saja akan membantu Anda menangani game-game yang membutukan kombinasi perintah yang lebih kompleks.

Aplikasi pendukung dari mouse tersebut juga bisa mengatur warna dari LED yang ada di Level 10M ini. Lampu yang ada yaitu di scroll wheel, indikator sensivitas, serta indikator profile. Warna bisa diatur secara terpisah sehingga pengguna bisa mendapatkan mouse dengan warna sesuai pilihan masing masing.

Tidak ketinggalan juga fasilitas untuk menyimpan dan merekam makro yang terdapat pada mouse tersebut. Pengguna bisa merekam suatu urutan penekanan tombol, baik di keyboard maupun mouse, untuk kemudian disimpan dalam sebuah makro. Makro tersebut kemudian disimpan di salah satu tombol mouse, sehingga saat ditekan tombol makro tersebut, serangkaian tombol yang telah direkam dan disimpan tadi akan otomatis berjalan sesuai urutan.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…