Hadiah DOTA 2 – The International Hampir Capai USD 6 Juta!

Reading time:
May 20, 2014

 

dota 2 artwork1

Fenomenal, kata yang satu ini memang pantas untuk dilayangkan untuk menggambarkan cara Valve menangani game multiplayer kompetitif terbesar mereka – DOTA 2. Tidak hanya secara konsisten melemparkan update dan hero baru untuk menjaga gameplay yang tetap seimbang, Valve juga terus mengimplementasikan beragam fitur yang kian mengukuhkannya sebagai scene eSports terbesar di dunia saat ini. Salah satu yang terbaik? Mengajak komunitas gamer yang kini berjumlah hampir 8 juta orang di seluruh dunia, untuk berkontribusi langsung membangun DOTA 2. Sistem tiket online untuk turnamen yang ada serta kompensasi beragam item kosmetik bahkan cukup untuk melambungkan hadiah turnamen global DOTA 2 – The International 2014.

Di tahun 2011 silam, The International memang sudah mengukuhkan diri sebagai turnamen game pertama dengan hadiah USD 1 juta. Menjadi tulang punggung dan energi baru untuk eSports, The International memang secara konsisten menawarkan prize pool masif seperti ini. Namun sempat dikalahkan sang kompetitor – League of Legends yang hadir dengan hadiah lebih besar, Valve memutuskan untuk menempuh sistem funding berbeda di The International 2014 ini. Dengan menjual sebuah item bertema khusus – Compendium, Valve menyerap dana dari komunitas gamernya untuk mengisi  prize pool di turnamen kali ini. Hasilnya? Luar biasa!

Hanya dalam waktu singkat, komunitas DOTA 2 berhasil mengumpulkan dana hampir USD 6 juta sebagai prize pool turnamen DOTA 2 utama - The International. Jumlah ini sekaligus kembali memosisikan DOTA 2 sebagai turnamen game dengan jumlah hadiah terbesar di dunia.
Hanya dalam waktu singkat, komunitas DOTA 2 berhasil mengumpulkan dana hampir USD 6 juta sebagai prize pool turnamen DOTA 2 utama – The International. Jumlah ini sekaligus kembali memosisikan DOTA 2 sebagai turnamen game dengan jumlah hadiah terbesar di dunia.

Hanya dalam waktu singkat, Valve berhasil menarik lebih dari 2 juta gamer DOTA 2 untuk berkontribusi terhadap The International  2014 dan berhasil mengumpulkan total hadiah hampir USD 6 juta – memenuhi goal yang diusung oleh Valve sendiri. Dengan demikian, The International kembali berhak menyandang gelar sebagai turnamen game professional dengan hadiah terbesar di dunia. Menariknya lagi? Terlepas dari deadline 60 hari yang sempat dilemparkan Valve untuk mengumpulkan semua uang tersebut, komunitas berhasil mencapainya hanya dalam hitungan minggu saja. Sebuah antusiasme besar yang terproyeksikan dengan begitu jelas.

Sebuah ucapan selamat untuk Valve, DOTA 2, dan tentu saja – komunitas gamer yang berhasil memperlihatkan dukungan mereka via sistem funding yang luar biasa. One thing for sure, DOTA 2 = Free to Play, done right!

6 Million USD??!
6 Million USD??!
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…