Orang Asia Akan Jadi Karakter Utama Far Cry 4?

Reading time:
May 20, 2014
far cry 42

Setelah sempat muncul dalam bentuk rumor selama beberapa bulan terakhir, Ubisoft akhirnya secara resmi mengkonfirmasikan eksistensi Far Cry 4. Proyek yang sudah lama diantisipasi ini dipastikan akan meluncur di akhir tahun 2014 ini dengan menjadikan Himalaya sebagai setting utama. Detail yang ditawarkan memang terhitung minum, selain peralihan dari pulau tropis di seri sebelumnya menuju wilayah tertinggi di dunia tersebut. Ubisoft hanya merilis sebuah cover art yang memperlihatkan seorang pria berpakaian ungu yang tengah memegang kepala sosok seperti prajurit, tanpa informasi ekstra apapun. Waluapun demikian, Anda tampaknya perlu menunggu lama hingga E3 2014 untuk sedikit memahami plot di balik seri teranyar ini.

Ubisoft secara tidak sengaja merilis detail informasi tentang plot Far Cry 4 ini di uPlay dan langsung menariknya begitu mendapatkan perhatian dari beberapa media gaming yang ada – memberikan sedikit gambaran plot seperti apa yang akan diusung. Detail baru ini menuliskan bahwa Anda akan berpetualang di Kryat, Himalaya. Anda akan memerankan tokoh protagonis utama bernama Ajay Ghale – yang mengunjungi Himalaya untuk memenuhi permintaan terakhir sang ibu yang wafat. Namun begitu tiba di Kyrat, Ghale harus  berhadapan dengan perang sipil yang tengah berkobar untuk menggulingkan pemerintahan seorang diktator bernama Pagan Min. Besar kemungkinan Pagan Min adalah karakter “raja” yang muncul di artwork perdana Far Cry 4.

Pagan Min?
Pagan Min?

Spekulasi pun menyebar, dengan nama seperti Ajay Ghale yang kental dengan atmosfer Sansekerta, banyak yang percaya bahwa Far Cry 4 akan keluar dari pakem game action kebanyakan dan menjadikan pria Asia sebagai karakter utama. Tetapi besar kemungkinan juga Ajay Ghale hanya sekedar berbagi garis leluhur dengan benua Asia, tetapi tetap diproyeksikan sebagai orang kulit putih. Ubisoft sendiri masih tidak memberikan komentar dan konfirmasi apapun terkait informasi ini.

Ajay Ghale dan Pagan Min? Apakah Ubisoft akan berani keluar dari pakem bahwa karakter utama “harus” seorang kulit putih? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…