Review Mario Kart 8: Alasan Kuat Melirik Wii U!

Reading time:
June 13, 2014

Kesimpulan

Mario Kart 8 - jagatplay (231)
Dengan semua kualitas yang ia tawarkan, tidak berlebihan rasanya untuk menyebut bahwa Mario Kart 8 telah membuktikan diri sebagai alasan yang valid untuk menjadikan Nintendo Wii U sebagai salah satu platform gaming yang menarik untuk dilirik, terlepas dari kelemahan di sisi spesifikasi. Ia mungkin tidak akan menawarkan ledakan besar, darah, cerita super berat nan kompleks, atau perang skala besar yang menentukan masa depan semesta ke depan, Mario Kart 8 menawarkan sesuatu yang lebih sederhana: suasana kompetitif penuh tawa dan menyenangkan. Sebuah alasan yang cukup kuat untuk membuat Anda jatuh cinta sejak pandangan pertama.

Game adalah sebuah media untuk menghasilkan rasa senang dan bahagia, sesuatu yang memang didesain untuk membuat Anda melupakan beban psikologis atau sekedar menghabiskan waktu, esensi yang perlahan namun pasti, mulai tergerus dari industri game itu sendiri. Nintendo adalah salah satu produsen yang secara konsisten mempertahankan nilai ini, dan tercermin begitu kuat di setiap produk yang mereka lemparkan. Mario Kart 8 menjadi salah satu bukti nyata akan komitmen tersebut. Walaupun terasa sebagai game yang sangat sederhana, ia menawarkan sensasi kompetitif yang tidak hanya akan membuat adrenalin Anda terpacu kencang, tetapi juga senyum yang senantiasa mengembang. Karakter baru, track baru, power up baru, mode online yang didesain kuat, dan kualitas visualisasi yang memanjakan mata, tidak butuh waktu lama hingga Anda jatuh cinta dengannya.

Lantas, apa yang kelemahan apa yang bisa ditarik dari Mario Kart 8 sejauh ini? Sepanjang pengalaman bermain kami, game ini berjalan hampir tanpa celah. Ia menjalankan “fungsi”nya dengan sangat baik, menawarkan sebuah game racing yang menyenangkan dan seru, tanpa berpotensi menimbulkan rasa bosan untuk waktu yang sangat lama. Tantangan untuk mendapatkan trophy terbaik di setiap track Grand Prix, membuka semua karakter dan varian bagian kendaraan, hingga mendapatkan nilai yang lebih baik di mode multiplayer, akan senantiasa mendorong Anda kembali lagi ke sini, lagi, lagi, lagi, dan lagi. Seberapa adiktifnya? Bahkan cukup untuk membuat kami, yang sudah menghabiskan ribuan jam di DOTA 2, untuk melupakan game MOBA dari Valve tersebut selama beberapa minggu terakhir.

Dengan semua kualitas yang ia tawarkan, tidak berlebihan rasanya untuk menyebut bahwa Mario Kart 8 telah membuktikan diri sebagai alasan yang valid untuk menjadikan Nintendo Wii U sebagai salah satu platform gaming yang menarik untuk dilirik, terlepas dari kelemahan di sisi spesifikasi. Ia mungkin tidak akan menawarkan ledakan besar, darah, cerita super berat nan kompleks, atau perang skala besar yang menentukan masa depan semesta ke depan, Mario Kart 8 menawarkan sesuatu yang lebih sederhana: suasana kompetitif penuh tawa dan menyenangkan. Sebuah alasan yang cukup kuat untuk membuat Anda jatuh cinta sejak pandangan pertama.

Kelebihan

Semua elemen yang ditawarkan Mario Kart 8 tampil begitu fantastis. Dari kualitas visual, desain, gameplay, hingga musik yang ia tawarkan sekalipun. Semuanya siap untuk mencerahkan hari Anda.
Semua elemen yang ditawarkan Mario Kart 8 tampil begitu fantastis. Dari kualitas visual, desain, gameplay, hingga musik yang ia tawarkan sekalipun. Semuanya siap untuk mencerahkan hari Anda.
  • Everything

Kekurangan

Tidak ada momen yang lebih tepat lagi untuk membeli Wii U. Hanya untuk sebuah Mario Kart 8? Totally worth it!
Tidak ada momen yang lebih tepat lagi untuk membeli Wii U. Hanya untuk sebuah Mario Kart 8? Totally worth it!
  • Nothing

Cocok untuk gamer: yang menggemari konsep game fun racing ala CTR atau Chocobo Racing, yang membutuhkan game dengan mode multiplayer yang menyenangkan.

Tidak cocok untuk gamer: yang membutuhkan sensasi gaming yang lebih realistis, yang membutuhkan game racing dengan cerita yang kuat.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…