Performa Xbox One Naik 10 Persen Tanpa Kinect!

Reading time:
June 9, 2014
xbox one logo

Meski merupakan perangkat yang menarik untuk mendukung gameplay di platfrom Xbox, banyak gamer yang justru merasa kehadiran Kinect tidak terlalu penting. Apalagi, Microsoft mem-bundle perangkat ini di setiap paket penjualan Xbox One sejak pertama kali konsol next-gen itu dirilis.

Tak sedikit pula yang beropini jika Microsoft melepas bundle Kinect, penjualan Xbox One bisa lebih laris. Kini fakta baru muncul yang seolah mengamini berbagai anggapan yang beredar di kalangan gamer dan pengamat industri.

Bukan seputar penjualan, melainkan tentang Xbox One yang lebih bertenaga tanpa keberadaan Kinect! Ya, Microsoft telah memberi konfirmasi bahwa cara untuk meningkatkan performa dari Xbox One adalah bukan dengan tambahan hardware, melainkan dengan ‘menyisihkan’ sensor gerak Kinect dan peripheral kamera!

Tanpa Kinect, terbukti performa GPU (Graphics Processing Unit) dari Xbox One meningkat 10 persen. Walaupun demikian, bukan berarti gamer akan langsung merasakan efeknya ketika mereka melepas Kinect dari konsol tersebut.

Dengan tidak lagi
Dengan tidak lagi “memaksakan” Kinect, performa GPU Xbox One mendapatkan pasokan ekstra performa 10 persen.

Temuan ini lebih ditujukan kepada para developer game. “Kami berkomitmen untuk memberikan tools baru dan fleksibilitas bagi developer untuk membuat game Xbox One mereka lebih baik,” kata juru bicara Microsoft.

Lalu, apakah ini artinya game Xbox One nantinya mampu berjalan di resolusi 1080p dengan 60fps?

“Game Xbox One terlihat menawan dan memiliki gameplay dan fitur yang kaya. Bagaimana developer memilih untuk mengakses performa ekstra di GPU itu terserah pada keputusan mereka sendiri. Kami telah mulai bekerja dengan beberapa developer tentang bagaimana mereka bisa mengambil keuntungan terbaik dari perubahan ini. Kami akan berbagi (informasi) lebih lanjut di masa depan.”

Seperti diketahui, Microsoft sendiri akhirnya telah memutuskan untuk menjual Xbox One tanpa Kinect dengan harga yang lebih murah, yakni USD 399 (harga awal dengan Kinect USD 499) mulai Juni 2014. Bagaimana menurut Anda? Pentingkah keberadaan Kinect di platform Xbox Anda saat ini?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…