Watch Dogs Membela Diri Soal Setting “Rahasia” E3 2012

Reading time:
June 20, 2014
Watch Dogs Part 2 (6)

Merasa dibohongi, ini mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan hampir seluruh gamer PC di seluruh dunia saat ini. Bagaimana tidak? Kekecewaan yang mengakar pada fakta bahwa Watch Dogs yang hadir di versi komersial tidak sebaik yang yang diperkenalkan di ajang E3 2012 menjadi sumber frustrasi tersendiri. Apa yang sebenarnya terjadi? Apalagi mengingat Ubisoft sempat menunda rilis game ini selama beberapa bulan? Jawabannya sangat mengejutkan. Salah satu modder bernama “TheWorse” berhasil menemukan fakta bahwa setting ala E3 2012 sebenarnya tersimpan secara rahasia di dalam game Watch Dogs itu sendiri, namun semua efek visual tersebut dimatikan tanpa alasan yang jelas. Kontroversi kembali mengemuka, Ubisoft kembali dihujat. Tim yang bertanggung jawab atas proses produksinya tentu tidak bisa lagi bersembunyi.

Ubisoft dicurigai sengaja mengunci setting E3 2012 ini dari versi PC untuk memastikan hasil akhir visual dengan perbedaan yang tidak terlalu mencolok dengan versi konsol generasi terbarunya. Namun, apa sebenarnya alasan tim pengembangnya sendiri? Merespon gelombang respon negatif yang terus menghantam Watch Dogs, mereka akhirnya angkat bicara.

Reaksi negatif yang terus mengemuka akhirnya memaksa Ubisoft angkat bicara. Membantahnya sebagai sebuah bentuk downgradei visual, Ubisoft beralasan bahawa dimatikannya beragam efek visual E3 2012 ini memang esensial untuk menciptakan pengalaman bermain Watch Dogs yang jauh lebih bisa dinikmati.
Reaksi negatif yang terus mengemuka akhirnya memaksa Ubisoft angkat bicara. Membantahnya sebagai sebuah bentuk downgradei visual, Ubisoft beralasan bahawa dimatikannya beragam efek visual E3 2012 ini memang esensial untuk menciptakan pengalaman bermain Watch Dogs yang jauh lebih bisa dinikmati.

Sebuah pernyataan resmi akhirnya dikeluarkan oleh Ubisoft sebagai reaksi atas ditemukannya setting E3 2012 di dalam Watch Dogs. Setting yang menawarkan efek cahaya, bayangan, dan depth of field yang lebih sempurna ini menjadi sumber masalah tersendiri untuk mereka. Lewat situs mereka sendiri, Ubisoft menyatakan bahwa aksi ini bukanlah bentuk sebuah downgrade visual untuk Watch Dogs versi PC, melainkan usaha untuk memastikan game ini berjalan optimal dengan kualitas terbaik di setiap platform yang ada. Semua setting ini diakui dimatikan karena efeknya pada kenyamanan secara visual, stabilitas permainan, kualitas gameplay dan performa secara keseluruhan. Salah satu yang disebut-sebut adalah kesulitan untuk membaca lingkungan dengan baik, sehingga membuat Watch Dogs justru lebih sulit untuk dinikmati. Sebagai penutup, mereka mengucapkan terima kasih atas mereka yang sudah memilih Watch Dogs.

Sebagai salah satu gamer yang memainkan Watch Dogs di PC dan cukup berang dengan temuan setting “rahasia” E3 2012 ini, alasan yang diungkapkan oleh Ubisoft boleh terbilang tidak masuk akal. Apa pasal? Ketika diaktifkan, setting ini justru terbukti menghasilkan performa gameplay yang lebih stabil dengan efek stuttering yang lebih minim. Tidak hanya itu saja, jika memang opsi seperti ini bisa dicapai untuk menghasilkan kualitas visual yang jauh lebih optimal, mengapa tidak menyerahkan keputusan untuk mengaktifkan efek-efek ini kembali ke tangan gamer sendiri? Mengapa mereka memilih untuk “menyembunyikannya”.

What is really going on, Ubisoft? We demand answers!

Tell us the actual reason, Ubisoft!!
Tell us the actual reason, Ubisoft!!
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…