Preview Plants vs Zombies – Garden Warfare: Format Baru!

Reading time:
June 24, 2014
Plants Vs Zombies Garden Warfare (4)

Keputusan yang terhitung aneh dan mengundang begitu banyak tanda tanya, gamer mana yang sempat membayangkan bahwa salah satu game mobile paling populer – Plants vs Zombies akan menjadi salah satu ujung tombak Microsoft dan Xbox One di masa lalu. Tidak lagi tampil seperti seri awalnya yang sekedar meminta Anda terlibat dalam gameplay ala tower defense, seri teranyar – Garden Warfare hadir sebagai sebuah game third person shooter, yang bahkan difokuskan pada pengalaman multiplayer. Menggabungkan dengan identitas Plants vs Zombies yang selama ini terkenal fun, ada segudang alasan untuk menantikan kehadiran game ini. Rasa penasaran ini akhirnya terbayarkan, setelah EA dan PopCap memutuskan untuk membawa seri ini keluar dari Xbox One menuju platform lain – PC dan Playstation 4. Kesempatan untuk mencicipinya, akhirnya tiba.

Kesan Pertama

Dibangun dengan menggunakan engine  andalan EA – Frostbite Engine 3.0, Plants vs Zombies memang hadir dengan kualitas visual yang cukup baik, walaupun tidak terlihat luar biasa. Menarik memang melihat beragam karakter tanaman dan zombie yang selama ini Anda kenal kini mendapatkan adaptasi model tiga dimensi, dengan detail yang cukup baik. Dunia dibangun dengan desain yang ciamik, dengan kombinasi warna yang dengan jelas memperlihatkan kesan kuat bahwa Plants vs Zombies adalah sebuah game multiplayer yang dibangun untuk fun, dan tidak lebih. Sebuah kesan yang berhasil ia eksekusi dengan baik di impresi pertama kami ini.

Seperti layaknya sebuah game multiplayer shooter yang selama ini Anda kenal, Anda akan berperan sebagai salah satu kubu yang tengah bertikai – Plants atau Zombies, tentu dengan variasi karakter yang hadir dengan kemampuan dan senjata yang berbeda satu sama lain. Menariknya lagi? Perbedaan ini bukan sekedar skin belaka. Kemampuan yang dimiliki oleh Zombies dan Plants berbeda satu sama lain, menghasilkan pendekatan gaya bermain yang cukup unik jika Anda harus berkutat di salah satu kubu. Sisanya? Bermain fun secara total. Memuntahakan senjata dengan sound effect yang familiar, mengeluarkan skill di saat  yang tepat, dan bekerja sama untuk menyelesaikan setiap misi yang ditawarkan oleh mode yang berbeda.

Selain kompetitif, Plants vs Zombies: Garden Warfare juga hadir dengan mode kooperatif yang menuntut Anda, bersama dengan 3 player lainnya, untuk mempertahankan markas dari serbuan zombie yang datang bergelombang, perlahan namun pasti. Personifikasi tiap karakter muncul dari serangkaian item kosmetik yang bisa Anda sematkan di setiap kelas, lewat sistem kartu yang bisa dibeli dengan uang yang Anda dapatkan di setiap permainan. Kartu-kartu ini juga membuka kemungkinan Anda untuk menjajal kelas yang lain, atau menyuntikkan sejenis serangan elemen dengan damage yang lebih masif. Sebuah sense of purpose yang akan mendorong Anda bergerak dari satu pertempuran ke pertempuran lainnya.

Sembari mencari waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review secara mendalam, izinkan kami untuk melemparkan segudang screenshot terbaru ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran kualitas visual dan pertempuran seperti apa yang ditawarkan. Satu yang pasti, ini bukanlah Plants vs Zombies yang selama ini Anda kenal!

Plants Vs Zombies Garden Warfare (11) Plants Vs Zombies Garden Warfare (12) Plants Vs Zombies Garden Warfare (18) Plants Vs Zombies Garden Warfare (26) Plants Vs Zombies Garden Warfare (55) Plants Vs Zombies Garden Warfare (67) Plants Vs Zombies Garden Warfare (74) Plants Vs Zombies Garden Warfare (89) Plants Vs Zombies Garden Warfare (120) Plants Vs Zombies Garden Warfare (137) Plants Vs Zombies Garden Warfare (145) Plants Vs Zombies Garden Warfare (173) Plants Vs Zombies Garden Warfare (180)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…