Review The Last of Us Remastered: Versi Lebih Sempurna!

Reading time:
July 29, 2014
The Last of Us™ Remastered_20140727151123

Gamer mana yang belum pernah mendengar nama The Last of Us sebelumnya? Mahakarya yang lahir dari tangan dingin Naughty Dog ini memang berhasil meraih popularitas yang luar biasa, berkat kualitas gameplay, cerita, dan visualisasi yang memesona. Pengakuan akan kemampuan developer Uncharted ini pun semakin mantap berkat puluhan penghargaan yang berhasil diraih The Last of Us di tahun 2013 yang lalu, bahkan berhasil menyabet gelar Game of the Year versi media game, termasuk JagatPlay di dalamnya. Ia tidak lagi tampil sekedar sebuah game yang meminta Anda untuk berperan aktif dan bersenang-senang, ia berhasil membawa Anda dalam salah satu perjalanan paling emosional dan kuat di sepanjang sejarah industri game. Dan setelah penantian yang cukup lama, ia kini dirilis ulang untuk menawarkan pengalaman yang lebih optimal.

Banyak gamer yang tentu saja heran dengan keputusan Sony dan Naughty Dog untuk merilis ulang The Last of Us dalam bentuk Remaster, yang sempat dicurigai sekedar sebagai bentuk mencari penjualan lebih masif dengan cara super mudah. Namun harus diakui, terlepas dari rilis ulang yang hanya berselang 1 tahun sejak rilisnya di platform generasi terdahulu, eksistensi The Last of Us Remastered terhitung tepat waktu. Ia dirilis ketika gamer Playstation 4 menginginkan sebuah game AAA yang cukup untuk membuat sang konsol tampil lebih solid, sekaligus tepat bagi Sony, mengingat banyak gamer pemilik Playstation 4 yang tidak memiliki Playstation 3 sebelumnya. Kekuatan inilah yang dijual, bersama dengan peningkatan kualitas visual dan beberapa fitur baru.

Lantas, sensasi seperti apa yang ditawarkan oleh The Last of Us Remastered ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai versi yang lebih sempurna?

Our Review

The Last of Us™ Remastered_20140728161438
Dengan tidak adanya konten baru di sisi cerita, review kami tahun lalu masih relevan untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang ditawarkan oleh The Last of Us Remastered ini.

Dari sisi konten, tidak ada yang berbeda dengan The Last of Us Remastered ini. Terlepas dari peningkatan visual yang ditawarkan, ia juga memuat The Last of Us, The Last of Us – Left Behind, dan serangkaian DLC Multiplayer yang sempat dirilis selama satu tahun terakhir di dalamnya. Karena kesamaan konten inilah, semua impresi yang sempat ia telurkan tetap mengakar kuat, membuat review kami yang dirilis satu tahun sebelumnya tetaplah sesuatu yang relevan. Di masa lalu, kami menyimpulkan The Last of Us sebagai salah satu game terbaik yang pernah dirilis di 2013, bersamaan dengan Bioshock Infinite. Siapa yang menyangka, perjalanan emosional ini ternyata juga tetap mampu ditawarkan di perjalanan kedua kami ini.

“Melebihi ekspektasi, ini mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang ditawarkan oleh The Last of Us. Setelah menciptakan trilogi Uncharted yang luar biasa, Naughty Dog berhasil menciptakan standar sebuah game action / survival horror yang bahkan jauh lebih tinggi dengan The Last of Us ini. Visualisasi yang indah, proses mo-cap dan voice acts yang membuatnya kian “hidup”, gameplay unik nan menantang yang tetap bertahan pada akar utama genrenya, AI yang dinamis, serta representasi dunia post-apocalyptic yang brutal dan kejam tanpa ragu membuat The Last of Us tampil sebagai satu dari dua game terbaik yang pernah kami cicipi di pertengahan tahun 2013 ini. Apalagi mengingat semuanya dipaduka dengan alunan musik yang menggugah. Sebuah masterpiece yang luar biasa dari Naughty Dog dan tentu saja monumen yang paling tepat untuk mengukuhkan masa keemasan Playstation 3.

Apakah ini berarti The Last of Us datang tanpa kekurangan? Satu-satunya yang pantas untuk menjadi catatan hanyalah kekurangan di sisi AI. Walaupun tampil dinamis dan adaptif terhadap situasi yang tengah Anda hadapi, fakta bahwa AI musuh seringkali mengabaikan eksistensi AI karakter utama terkadang menghancurkan atmosfer intens yang tengah terbangun ketika Anda terlibat dalam gaya permainan stealth. Agak sedikit sulit untuk tidak memerhatikan bahwa Ellie ataupun Tess dapat berlari dengan begitu gegabah tanpa memancing perhatian ketika dikepung oleh para Runners maupun Hunters.

Namun terlepas dari satu-satunya kekurangan tersebut, The Last of Us adalah sebuah epitome untuk sebuah game action survival horror yang mungkin akan sulit untuk diraih dan ditundukkan oleh franchise kompetitor yang lain. Tidak berlebihan rasanya untuk menobatkannya sebagai salah satu kandidat game terbaik tahun 2013 ini. Seberapa baik? Kami bahkan tidak ragu untuk menyarankan Anda untuk membeli Playstation 3 di masa depan hanya untuk mencicipi pengalaman game yang satu ini. Luar biasa!”

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…