Penelitian Buktikan Video Game Hasilkan Efek Positif untuk Anak-Anak

Reading time:
August 7, 2014

 

child playing video game

Kontroversi yang tidak pernah berakhir, pembicaraan soal efek yang bisa dihasilkan video game selalu berakhir pada dua kubu ekstrim yang seolah tidak akan pernah bisa menyatu. Untuk mereka yang awam, video game dilihat sebagai hiburan interaktif yang menyeramkan, yang disebut-sebut sebagai sumber berbagai masalah sosial dan kesehatan di masyarakat – dari kemalasan, obesitas, hingga tindak kriminal. Semuanya diarahkan dengan mengabaikan beragam hasil penelitian yang justru memberikan kesimpulan yang bertolak belakang. Penelitian teranyar yang dilakukan oleh Universitas ternama – Oxford menunjukkan bahwa video game, dalam waktu bermain yang proporsional, justru akan menghasilkan efek positif yang lebih banyak untuk anak-anak!

Dengan menjadikan hampir 5.000 anak-anak, yang berumur dari 10-15 tahun sebagai subjek penelitian, dari yang tidak pernah memainkan game sama sekali hingga yang menghabiskan beberapa jam setiap harinya, Universitas Oxford menemukan hasil yang cukup mengejutkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa anak-anak yang bermain game maksimal 1 jam / hari atau kurang ternyata memiliki kondisi emosi yang lebih bahagia dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan. Kemampuan sosial yang lebih tinggi, kepuasan terhadap hidup, masalah emosional dan pertemanan yang lebih minim, serta tidak hiperaktif menjadi beberapa hal yang positif yang ditemukan. Efek ini kentara dibandingkan dengan anak-anak yang tidak pernah memainkan video game sebelumnya dan anak-anak yang memainkan game lebih dari 3 jam/ hari.

Penelitian terbaru yang dilakukan Oxford membuktikan bahwa anak-anak yang bermain game 1 jam / hari atau kurang ternyata memiliki emosi yang lebih bahagia dan kemampuan adaptasi sosial yang lebih baik.
Penelitian terbaru yang dilakukan Oxford membuktikan bahwa anak-anak yang bermain game 1 jam / hari atau kurang ternyata memiliki emosi yang lebih bahagia dan kemampuan adaptasi sosial yang lebih baik.

Oxford menjelaskan bahwa interaktivitas yang ditawarkan video game dalam waktu permainan yang proporsional ini secara konsisten menawarkan tantangan kognitif, kesempatan untuk melakukan eksplorasi, relaksasi, dan sosialisasi dengan teman sebaya. Semua aktivitas yang berujung pada tumbuhnya sikap dan tingkah laku positif yang bahkan diklaim, jauh lebih baik daripada jenis permainan klasik yang bersifar fisik dan non-digital. Sementara di sisi lain, anak yang bermain dalam jangka waktu 1 – 3 jam/hari tidak memperlihatkan efek apapun, positif atau negatif. Sementara anak-anak yang bermain lebih dari 3 jam/ hari menunjukkan tingkah laku yang sulit beradaptasi dengan situasi sosial. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa kondisi kehidupan di dalam keluarga dan hubungan emosional dengan orang terdekat memainkan peranan yang lebih penting.

Hasil penelitian yang berujung pada hasil positif seperti ini tentu saja bukanlah yang pertama. Ada begitu banyak penelitian lain sebelumnya yang memperlihatkan beragam efek positif yang bisa dihasilkan video game, terutama jika dinikmati dalam waktu yang proporsional dan dibatasi.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang merasakan efek positif dari video game itu sendiri?

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

July 30, 2021 - 0

Review Samurai Warriors 5: Huru-Hara Cabut Nyawa!

Apakah sebuah video game harus menyuntikkan sebuah cerita berat penuh…
July 28, 2021 - 0

Review Scarlet Nexus: Gila Bercampur Seru!

Selama bukan sesuatu yang mereka adaptasikan dari anime populer misalnya,…
June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…