Take-Two PHK Massal Tim Pengembangan Teknologi AI Miliknya
Take-Two Interactive dilaporkan melakukan PHK massal untuk divisi pengembangan teknologi AI di sana, termasuk pimpinan divisi tersebut.
Langkah mengejutkan datang dari Take-Two Interactive di tengah hype menuju peluncuran GTA 6. Perusahaan induk dari Rockstar tersebut dilaporkan melakukan perombakan besar di badan perusahaan mereka, dengan gelar PHK massal untuk divisi pengembangan teknologi AI mereka sampai melepas pimpinan divisi itu, Luke Dicken.
Informasi ini mencuat lewat pernyataan langsung Dicken di LinkedIn, mengungkap bahwa masa kerjanya bersama tim yang telah mengembangkan teknologi AI selama tujuh tahun lamanya telah resmi berakhir. Ia menyebut keputusan ini sebagai sesuatu yang “benar-benar mengecewakan”, sekaligus meminta bantuan jaringan profesionalnya untuk membantu rekan-rekannya menemukan posisi baru.

Meski tidak ada angka pasti terkait jumlah karyawan yang terdampak, langkah ini secara otomatis memberi sinyal kuat bahwa Take-Two mungkin sedang mengurangi fokus pengembangan AI. Keputusan ini bertolak belakang dengan tren industri saat ini, di mana banyak perusahaan justru berlomba mengintegrasikan AI ke dalam pipeline produksi game mereka.
Di sisi lain, keputusan ini juga sejalan dengan sikap CEO Take-Two, Strauss Zelnick, yang sebelumnya menyatakan bahwa AI tidak akan mampu menciptakan pengalaman kompleks seperti GTA 6. Ia secara konsisten menekankan pentingnya kreativitas manusia dalam proses pengembangan game; sebuah pandangan yang mungkin kini tercermin dalam arah kebijakan baru perusahaan itu.
Perlu diingat, ini bukan kali pertama Take-Two melakukan PHK massal dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, perusahaan ini juga memangkas sekitar 5% tenaga kerjanya dan membatalkan sejumlah proyek demi efisiensi finansial. Dengan latar belakang tersebut, restrukturisasi divisi AI ini bisa jadi bagian dari strategi yang lebih besar.
Bagaimana menurut Anda mengenai langkah yang diambil oleh raksasa gaming itu terkait divisi AI?










