Review Expendabros: Sinergi Film – Game Keren dan GRATIS!

Reading time:
August 6, 2014
Expendabros (1)

Jika harus berbicara jujur, film dan video game, terlepas dari beragam usaha untuk menyatukan keduanya dalam satu format yang sama, selalu berakhir menjadi bencana. Proyek film adaptasi game maupun sebaliknya selalu berakhir menjadi sebuah produk yang melenceng jauh dari versi originalnya, gagal untuk menawarkan atmosfer atau daya tarik yang berhasil memerangkap basis fans yang begitu besar. Mimpi lebih buruk datang ketika film-film yang hendak dirilis ke pasaran memutuskan untuk menghadirkan sebuah game companion untuk menawarkan sudut pandang atau tambahan cerita ekstra di dalam franchise yang ada. Mungkin terdengar sangat menggeneralisasi, namun fakta ini perlahan namun pasti, memang tidak terbantahkan. Kualitas rendahan produk adaptasi adalah sesuatu yang harus dihadapi oleh gamer. Namun tidak dengan Expandabros ini!

Alih-alih melancarkan proyek ambisius ala Activision yang meluncurkan Transformer: Rise of the Dark  Spark sebagai companion game untuk film Transformer 4: Age of Extinction dan berakhir mengecewakan, game action terbaru yang berisikan aktor-aktor laga ternama – The Expendables 3 justru memilih game indie sebagai media promosi yang efektif. Mereka memilih game indie action platformer dengan visualisasi 8 bit – BroForce sebagai ujung tombak. Lewat tangan sang developer – Free Lives Games, BroForce kini berubah nama menjadi Expendabros, mengusung mekanik gameplay yang serupa, namun dengan karakter-karakter ikonik seri The Expendables 3 itu sendiri. Hasilnya? Cukup mengejutkan!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Expendabros ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sinergi film dan game yang super keren? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda!

Plot

Plot yang diusung serupa dengan versi filmnya. Uniknya? Semua karakter The Expendables ini kini hadir dalam bentuk 8 bit.
Plot yang diusung serupa dengan versi filmnya. Uniknya? Semua karakter The Expendables ini kini hadir dalam bentuk 8 bit.

Seperti plot yang didasarkan di seri ketiganya (yang sayangnya sudah bocor di dunia maya bahkan sebelum rilis resmi di layar lebar), Expendabros mengambil setting dan cerita yang sama dengan The Expendables 3.

Tim yang kini diperkuat dengan anggota baru ini harus bertarung dengan salah satu orang penting di masa lampau – Conrad Stonebanks, yang juga turut andil untuk membentuk grup tentara bayaran ini di masa lalu. Ambisi Stonebanks untuk menjadi kaya raya membuatnya terlibat dalam praktek perdagangan senjata yang besar, mendorong sang ketua The Expendables – Barney Ross untuk mengambil langkah yang lebih tegas. Berhasil selamat dan lari dari Ross, Stonebanks menaruh dendam dan berjanji untuk menghancurkan The Expendables dengan sumber daya yang ia miliki.

Mel Gibson Re-imagined!
Mel Gibson Re-imagined!
Anda tetap bisa membedakan karakter ikonik mana saja yang hadir, tentu lewat detail wajah yang cukup baik.
Anda tetap bisa membedakan karakter ikonik mana saja yang hadir, tentu lewat detail wajah yang cukup baik.

Walaupun tidak dijelaskan secara eksplisit layaknya sebuah game berbudget tinggi, namun intisari cerita di Expendabros ini cukup mudah dicerna, tentu saja lewat beragam cut-scene pendek dan dialog yang ditawarkan. Menariknya lagi? Hampir semua aktor laga ikonik yang menghiasi versi filmnya, termasuk Sylvester Stallone dan Mel Gibson kini divisualisasikan kembali sebagai karakter 8 bit yang tergolong cukup unik.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…