Final Fantasy XV Akan Tentukan Nasib Konsol di Jepang

Reading time:
September 9, 2014

 

ff-xv

Sebuah misteri yang sulit untuk terjawab, pernyataan ini tampaknya tepat untuk menggambarkan keseluruhan situasi yang diciptakan oleh Square Enix terkait Final Fantasy XV. Bagaimana tidak? Sudah diumumkan bertahun-tahun lamanya, bahkan sejak ia masih menyandang nama Final Fantasy XIII Versus dan direncanakan untuk Playstation 3, Square Enix masih belum memperlihatkan kepastian rilis apapun. Perubahan nama menjadi Final Fantasy XV dan eksposure besar-besaran di ajang E3 2013 ternyata tidak menjamin apapun. Ia bahkan sudah dipastikan tidak akan mendapatkan update terbaru di ajang TGS 2014 mendatang. Mengapa ia begitu lama dikembangkan? Square Enix percaya bahwa FF XV akan menentukan masa depan konsol di Jepang.

Hal inilah yang diungkapkan Hajime Tabata dalam wawancaranya dengan situs gaming – Kotaku. Tabata meyakini bahwa Final Fantasy XV akan menjadi senjata utama untuk menghidupkan kembali gairah konsol di Jepang, yang ia sebut, mulai tenggelam di tengah meledaknya pasar mobile dan handheld. Oleh karena itu, ia berambisi untuk melahirkan sebuah game yang memang bisa dinikmati seumur hidup, sebuah game ayng akan membuat gamer lupa waktu di depan televisi, untuk semua generasi gamer. Sebuah pengalaman yang mulai jarang ditemui di kalangan gamer Jepang yang sekarang, selalu mobile.

Tabata percaya bahwa FF XV akan menjadi penentu apakah konsol masih relevan di pasar Jepang yang kian condong ke mobile dan handheld. oleh karena itu, ia berambisi melahirkan game yang benar-benar bagus..
Tabata percaya bahwa FF XV akan menjadi penentu apakah konsol masih relevan di pasar Jepang yang kian condong ke mobile dan handheld. oleh karena itu, ia berambisi melahirkan game yang benar-benar bagus..

Karena alasan yang sama pulalah, Tabata percaya bahwa kemajuan pasar konsol akan sangat bergantung pada performa yang ditawarkan oleh Final Fantasy XV. Jika game ini gagal di pasar Jepang, maka kemungkinan bahwa Jepang memang tidak lagi tertarik pada platform game besar ini dan tidak ada masa depan untuknya.

Sayangnya, Tabata sendiri masih belum bisa memberikan kejelasan apapun terkait rilis Final Fantasy XV yang sudah dikonfirmasikan untuk Playstation 4 dan Xbox One ini. How about not waiting for another couple of years, Tabata? That would be awesome..

FF XV, huh?
FF XV, huh?
Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…