Review Tales of Xillia 2: Inovasi Gameplay yang Unik!

Reading time:
September 3, 2014
Tales of Xillia 2

Gudangnya JRPG, sebutan yang satu ini tampaknya memang pantas disematkan kepada Playstation 3. Terlepas dari usianya yang kian menua dan teknologi yang tidak lagi terasa relevan, apalagi setelah rilis Playstation 4 ke pasaran, konsol generasi sebelumnya dari Sony ini justru terlihat kian matang. Popularitas yang masih begitu tinggi, terutama di pasar Jepang, membuat banyak developer yang tidak ingin beralih cepat ke generasi selanjutnya dan berusaha untuk “memanen” potensi konsol ini secara penuh. Hasilnya? Gelombang game JRPG yang menolak untuk tenggelam, bahkan bisa dikatakan semakin menguat menuju akhir masa konsol hitam yang satu ini. Yang secara konsisten hadir? Tentu saja game RPG andalan Bandai Namco – Tales Series. Setelah penantian yang cukup lama, sang seri kelanjutan Tales of Xillia 2 akhirnya mendapatkan proses translasi.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah memiliki sedikit gambaran akan daya tarik seperti apa yang ditawarkan oleh Tales of Xillia 2. Walaupun secara visual tidak banyak berbeda, terutama dari fakta bahwa ia masih menyertakan begitu banyak aset dari seri pertama, terutama dari sisi desain monster dan lingkungan yang ada, Tales of Xillia 2 menyuntikkan beberapa inovasi yang menarik di sisi gameplay. Inovasi yang tidak hanya terhitung unik untuk sebuah seri Tales, tetapi genre JRPG secara keseluruhan. Sebuah konsep yang membuat seri ini mengusung identitas yang mirip dengan sebuah game MMOPRG, terlepas dari statusnya sebagai game RPG single-player.

Lantas performa seperti apa yang diperlihatkan oleh Tales of Xillia 2 ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game JRPG dengan inovasi gameplay yang unik?

Plot

Anda berperan sebagai Ludger Kresnik, yang berusaha mencari jawaban atas beragam misteri yang meliputi sosok sang kakak tercinta - Julius.
Anda berperan sebagai Ludger Kresnik, yang berusaha mencari jawaban atas beragam misteri yang meliputi sosok sang kakak tercinta – Julius.

Seperti nama yang ia usung, Tales of Xillia 2 merupakan sekuel langsung dari Tales of Xillia yang juga dirilis eksklusif untuk Playstation 3 beberapa tahun yang lalu. Mengambil waktu satu tahun sejak Tales of Xillia pertama berakhir dimana dua dunia yang berbeda – Elympios dan Rieza Maxia tidak lagi terpisah, takdir besar meliputi sosok seorang karakter baru bernama Ludger Kresnik. Berambisi untuk menjadi anggota Spirius Corporation – perusahaan terbesar di Elympios dan mengikuti jejak sang kakak tercinta – Julius, Ludger harus berhadapan dengan kenyataan bahwa ia belum cukup mampu memikul tanggung jawab tersebut. Ia justru harus berhadapan dengan fakta lain yang jauh lebih mengejutkan.

Tidak sengaja berhadapan dengan kasus pembajakan kereta api dan persinggungan dengan sosok anak perempuran misterius bernama Elle, Ludger terpanggil untuk mencegah  niat jahat yang dikobarkan organisasi pemberontak bernama Exodus tersebut. Namun hasilnya justru mengejutkan. Di ujung pembajakan in, ia justru melihat sang kakak – Julius yang terlihat menghabisi orang-orang yang tidak bersalah. Berusaha melakukan konfrontasi secara terbuka, Ludger malah berhadapan dengan sebuah fenomena aneh. Ia terlempar ke sebuah dimensi lain yang memuat kejadian dengan event dan hasil akhir yang berbeda dengan apa yang ia temukan sebelumnya. Kacaunya lagi? Ludger menemukan fakta bahwa dirinya bisa berubah menjadi makhluk unik bersenjatakan tombak yang misterius.

Tales of Xillia 2 sendiri mengambil timeline 1 tahun setelah event terakhir di Tales of Xillia pertama.
Tales of Xillia 2 sendiri mengambil timeline 1 tahun setelah event terakhir di Tales of Xillia pertama.
Berusaha menghentikan pembajakan kereta oleh kelompok teroris - Exodus, Ludger menemukan dirinya terlempar ke dimensi lain. Tidak hanya itu sja, ia juga mampu berubah menjadi makhluk lain yang jauh lebih kuat.
Berusaha menghentikan pembajakan kereta oleh kelompok teroris – Exodus, Ludger menemukan dirinya terlempar ke dimensi lain. Tidak hanya itu sja, ia juga mampu berubah menjadi makhluk lain yang jauh lebih kuat.

Bertemu dengan anggota tim inti yang berhasil menyelamatkan dunia di Tales of Xillia pertama – Jude Mathis dkk, dan sang companion baru – Elle yang berusaha menuju tanah mitos bernama Land of Canaan, Ludger pun bergerak melintasi Elympios dan Rieze Maxia untuk mencari jawaban, terutama keterlibatan sang kakak – Julius di dalam semua peristiwa penuh misteri ini. Perlahan namun pasti, beragam jawaban yang mereka inginkan pun muncul ke permukaan, termasuk fakta eksistensi beragam dunia dimensi lain yang dianggap mengancam keberlangsungan hidup dunia original milik Ludger sendiri.

Chronos - yang berusaha mencegah aksi para Ludger tanpa motif yang jelas. Ia disebut-sebut sebagai Spirits yang bahkan lebih kuat daripada sosok Maxwell.
Chronos – yang berusaha mencegah aksi para Ludger tanpa motif yang jelas. Ia disebut-sebut sebagai Spirits yang bahkan lebih kuat daripada sosok Maxwell.

 

Sementara di sisi lain, Ludger juga betemu dengan Elle - seorang anak perempuan yang ingin mencapai tanah magis - Land of Canaan.
Sementara di sisi lain, Ludger juga betemu dengan Elle – seorang anak perempuan yang ingin mencapai tanah magis – Land of Canaan.

Lewat campur tangan President dari Spirius Corporation – Bisley Bakur jugalah, Ludger mendapatkan akses penuh terhadap kekuatan barunya yang disebut sebagai “Chromatus”, sebagai ujung tombak untuk mengemban misi suci ini. Sayangnya, langkah mereka sendiri diawasi oleh salah satu Spirits besar yang bahkan dikabarkan lebih kuat daripada Maxwell – Chronos.

Lantas apa yang terjadi dengan Julius? Apa motif Chronos? Mampukah Ludger menghancurkan dimensi lain yang mengancam? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda jawab dengan memainkan Tales of Xillia 2 ini.
Lantas apa yang terjadi dengan Julius? Apa motif Chronos? Mampukah Ludger menghancurkan dimensi lain yang mengancam? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda jawab dengan memainkan Tales of Xillia 2 ini.

Lantas, apa yang sebenarnya direncanakan oleh Julius? Apa itu Land of Canaan? Siapa pula Chronos dan apa motifnya? Mampukah Ludger menghancurkan beragam dunia dimensi lain yang mengancam? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut bisa Anda jawab dengan memainkan Tales of Xillia 2 ini tentunya.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…