Kingdom Hearts 3 Beralih Ke Unreal Engine 4

Reading time:
October 7, 2014
kh3

Sebagai salah satu game RPG yang populer, kehadiran Kingdom Hearts 3 tentunya sangat ditunggu, khususnya oleh para fans yang ingin menikmati kembali petualangan dari Sora dan kawan-kawan. Square Enix pun saat ini tengah sibuk mengembangkan agar game tersebut mampu tampil maksimal.

Meski begitu, di sela-sela pengembangannya, Square Enix tiba-tiba memutuskan untuk mengganti engine game dari yang semula menggunakan Luminous Engine, kini beralih ke Unreal Engine 4 milik Epic Games. Apa yang melandasi keputusan itu?

“Dengan berbagai alasan, kami mengganti engine game ke Unreal Engine 4, karena kami menghadapi masalah rendering. Tetapi Epic Games sangat membantu dan bisa bekerjasama, sehingga pengembangannya tak mengalami masalah,” ujar sang director, Tetsuya Nomura dalam wawancara dengan Famitsu.

Tetsuya Nomura memastikan bahwa Kingdom Hearts 3 tidak lagi dikembangkan dengan engine new-gen milik Square Enix - Luminous Engine, melainkan Unreal Engine 4.
Tetsuya Nomura memastikan bahwa Kingdom Hearts 3 tidak lagi dikembangkan dengan engine new-gen milik Square Enix – Luminous Engine, melainkan Unreal Engine 4.

Nomura menambahkan, saat ini timnya sedang masuk dalam tahap penulisan skenario. Selain itu, Square Enix juga tengah membuat kostum baru untuk Sora dan Riku. Yang menarik, walaupun harus mengganti engine di tengah-tengah proses pengembangan, Nomura berjanji Kingdom Hearts 3 tetap berada di jadwal yang seharusnya.

Kingdom Hears 3 rencananya akan diluncurkan untuk PlayStation 4 dan Xbox One. Sayangnya, hingga saat ini Nomura belum memberi bocoran kapan game tersebut meluncur ke pasaran.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…