Lindsay Lohan Perkuat Bukti Tuntutan Terhadap GTA V

Reading time:
October 13, 2014
lindsay lohan

Anda yang cukup mengikuti perkembangan informasi di industri game tentu tidak asing lagi dengan tuntutan hukum yang dilakukan oleh aktris Hollywood ternama – Lindsay Lohan terhadap franchise game open world andalan Rockstar – GTA V. Lohan meminta Rockstar mengganti sejumlah biaya ganti rugi karena dianggap telah menggunakan sosok dirinya di dalam game tanpa izin. Karakter bernama “Lacey Jonas” di dalam game disebut-sebut didasarkan pada kisah hidup yang menimpa dirinya. Rockstar sendiri tidak menganggap terlalu serius tuntutan hukum ini dan menyebut Lohan sekedar mencari kontroversi untuk menaikkan kembali popularitasnya yang memang harus diakui, kian redup. Namun Lohan tampaknya sangat serius.

Dari sekedar mengajukan komplain, Lindsay Lohan tampaknya kian serius untuk “mengeruk” sedikit peruntungan dari franchise game bernilai miliaran USD ini. Tim hukumnya kini melemparkan bukti-bukti baru setebal 45 halaman dengan berfokus pada satu tuntutan yang sama – bahwa Rockstar telah mengadaptasikan sosoknya di dalam video game, tetapi juga menjadikannya sebagai bahan promosi GTA V. Ia menuduh Rockstar telah memuat karakter Lacey Jonas di beragam media promosi, dari billboard, bis, pakaian, hingga cangkir minum. Lohan juga mengklaim bahwa karakter wanita berbikini merah yang selama ini menjadi identitas GTA V juga berdasarkan pada foto dirinya di tahun 2007 silam.

Lohan menuduh karakter wanita yang menjadi ikon promosi GTA V didasarkan pada foto dirinya di tahun 2007 silam.
Lohan menuduh karakter wanita yang menjadi ikon promosi GTA V didasarkan pada foto dirinya di tahun 2007 silam.

Rockstar sendiri masih belum memberikan komentar apapun terkait eksakalasi tuntutan yang dilontarkan oleh Lohan ini. Apakah Lohan punya kesempatan menang dengan semua bukti baru ini? Kita tunggu saja persinggungan mereka di meja hijau.

Oh Lohan, we all know the picture is based on Kate Upton’s image..

Lohan? Duh...
Lohan? Duh…
Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…