Ubisoft Ingin Rilis Lebih Banyak Seri Assassin’s Creed: Chronicles

Reading time:
October 22, 2014
AC Chronicles China (1)

Sejarah ikonik, setting yang menarik, dan permainan plot yang menawan, tiga hal ini mungkin menjadi alasan utama mengapa Assassin’s Creed tidak akan lekang dimakan masa. Ubisoft terlihat selalu punya cara kreatif untuk mengeksploitasi franchise ini, bahkan cukup efektif untuk menghasilkan dua seri Assassin’s Creed terpisah untuk tahun 2014 ini – Unity dan Rogue. Namun ada satu pendekatan menarik lainnya yang berusaha dilakukan oleh developer raksasa asal Perancis ini lewat seri terbaru – Assassin’s Creed Chronicles. Diposisikan sebagai konten ekstra season pass untuk AC: Unity, Ubisoft berusaha menawarkan pengalaman yang lebih “ringan” lewat gaya platformer dunia dimensi yang indah. Sebuah konsep baru yang tampaknya akan rutin dirilis di masa depan.

Assassin’s Creed Chronicles: China menjadi yang pertama, dimana karakter yang sempat muncul di versi film AC: Embers sebelumnya – Shao Jun diposisikan tokoh protagonis utama. Selain fakta bahwa ia akhirnya menjadi seri pertama Assassin’s Creed dengan setting Asia Timur yang sudah lama didengungkan oleh gamer, AC Chronicles: China muncul dengan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan seri-seri AC pada umumnya. Dengan gaya gameplay dua dimensi side-scrolling dan gaya visual layaknya lukisan basah, Shao Jun terlibat beragam aksi khas franchise yang satu ini. Satu yang pasti, AC Chronicles: China ini tidak akan menjadi seri yang terakhir. Bahkan bisa lebih aman disebut sebagai yang pertama.

Ubisoft mengungkapkan ketertarikan untuk merilis lebih banyak seri AC: Chronicles di masa depan. Desain dan visualnya akan disesuaikan dengan timeline yang diusung.
Ubisoft mengungkapkan ketertarikan untuk merilis lebih banyak seri AC: Chronicles di masa depan. Desain dan visualnya akan disesuaikan dengan timeline yang diusung.

Alex Amancio – Creative Director AC Unity, dalam wawancaranya dengan Eurogamer, mengungkapkan rasa sukanya pada konsep side-scrolling seperti ini, yang ia akui terinspirasi dari game indie – Mark of the Ninja. Amancio melihat mekanik seperti ini menjadi alternatif terbaik bagi Ubisoft untuk mengeksplorasi lebih banyak setting sejarah berbeda untuk Assassin’s Creed itu sendiri. Dikembangkan oleh developer asal Inggris – Climax Studios, ia berambisi untuk menghadirkan gaya art yang berbeda sesuai dengan setting yang diusung nantinya. Walaupun masih belum jelas dalam format seperti apa ia akan dirilis, namun Amancio kembali menegaskan keseriusannya untuk mengeksploitasi semesta Assassin’s Creed lebih jauh lewat Chronicles ini.

So, can we get AC Chronicles: Japan now?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…