Ubisoft Turunkan Kualitas AC: Unity PS4 demi Xbox One?

Reading time:
October 7, 2014

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Playstation 4 memang memiliki performa yang lebih baik daripada sang kompetitor – Xbox One. Tidak lagi sekedar di atas kertas, fakta ini memang sudah terbukti di beberapa game multiplatform yang sudah dirilis sebelumnya. Ketika Playstation 4 mampu menjalankan game tersebut di 1080p 60 fps, gamer Xbox One harus berkutat dengan versi yang memiliki resolusi atau framerate yang lebih rendah. Hal ini tentu saja terjadi karena optimalisasi yang dilakukan developer, memastikan gamenya berjalan secara maksimal di setiap platform yang rilis. Sebuah keputusan “rasional” yang tampaknya diabaikan Ubisoft di seri terbaru Assassin’s Creed – Unity.

Gamer Playstation 4 mana yang tidak marah dengan pernyataan producer Ubisoft Montreal – Vincent Pontbriand kepada situs gaming – Video Gamer. Terlepas dari fakta bahwa Playstation 4 memiliki performa yang lebih kuat, Pontbriand mengumumkan bahwa kualitas Assassin’s Creed Unity akan disamaratakan di kedua konsol yang ada. Ia akan berjalan di 900p 30fps, baik untuk Playstation 4 dan Xbox One. Pontbriand mengemukakan bahwa keputusan ini diambil untuk menghindari debat dan kontroversi lain yang selama ini memang selalu mengikuti informasi semacam ini.

ac unity story12 ac unity story11 ac unity story10 ac unity story9 ac unity story8 ac unity story7 ac unity story6 ac unity story5 ac unity story4 ac unity story3 ac unity story2 ac unity story1 ac unity story

Dan seperti yang bisa diprediksi, gamer pun bereaksi keras terhadap usaha untuk menyamaratakan kualitas seperti ini. Sebagai konsumen, gamer tentu saja punya hak untuk mendapatkan versi terbaik di konsol yang mereka pilih. Hashtag #PS4NoParity muncul di Twitter yang berisikan keluhan dan teriakan untuk melakukan boikot terhadap Assassin’s Creed Unity. Beberapa bahkan sudah berencana untuk membatalkan pre-order mereka sebagai sikap protes. Assassin’s Creed Unity sendiri rencananya akan dirilis pada 11 November 2014 mendatang.

What a sad decision, Ubisoft..

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…