Demo Final Fantasy XV Mungkin Hanya Bersifat Sementara

Reading time:
November 24, 2014
Final-Fantasy-XV_2014_09-17-14_003

Populasi gamer penggemar JRPG mungkin tengah terbagi ke dalam dua kubu besar – mereka yang sudah muak atau masih menunggu sabar kehadiran Final Fantasy XV yang sudah dikembangkan selama lebih dari tujuh tahun terakhir ini. Gelombang optimisme memang sedikit mengalir setelah helm tanggung jawab proses pengembangan sudah diserahkan Square Enix dari Tetsuya Nomura ke Hajime Tabata. Berbeda dengan Nomura yang lebih terkenal lewat sifat pendiamnya, Tabata secara konsisten melemparkan informasi-informasi baru terkait Final Fantasy XV – dari trailer gameplay hingga demonstrasi engine Luminous yang ia usung. Bagian yang paling menarik? Tentu saja demo yang direncanakan akan dirilis tahun 2015 mendatang. Namun ada satu informasi baru yang mungkin akan mengecewakan.

Didistribusikan sebagai ekstra konten untuk rilis Final Fantasy Type-0 HD nanti, demo Final Fantasy XV menjadi salah satu motor pendorong efektif untuk meningkatkan penjualan proyek HD Remaster tersebut. Namun alih-alih mendistribusikannya secara permanen, Tabata ternyata punya wacana untuk hanya menyediakan demo ini dalam waktu yang terbatas. Hal ini ia ungkapkan dalam wawancara dengan Square Enix Presents belum lama ini.

Tabata punya wacana untuk membatasi demo FF XV tahun depan dalam waktu terbatas. Alasannya? Untuk membuatnya terasa
Tabata punya wacana untuk membatasi demo FF XV tahun depan dalam waktu terbatas. Alasannya? Untuk membuatnya terasa “spesial”.

Daripada menjadikannya demo yang terus menerus bisa diakses, Tabata ingin menutupnya setelah periode waktu tertentu. Hal ini ia sebut sebagai cara untuk membuat eksistensi demo ini sendiri terasa spesial. Walaupun demikian, Tabata mengungkapkan bahwa hal ini masih sekedar wacana dan belum ada keputusan yang pasti soal metode distribusi ini. Satu yang pasti, ia memastikan bahwa demo FF XV hanya bisa didapatkan via unduhan dan bukan berasal dari konten in-disc FF Type-0 HD Remaster itu sendiri.

Demo ini sendiri akan memuat konten sekitar 2-4 jam, tergantung pada seberapa “rajin” aksi eksplorasi yang dilakukan oleh gamer. Sayangnya, Tabata masih belum bisa memberikan kepastian kapan Final Fantasy XV untuk Playstation 4 dan Xbox One. Please don’t do it, Tabata..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…