Iklan PS Vita Menipu, Sony Harus Kembalikan Uang Gamer!

Reading time:
November 26, 2014
psvita1

Tidak hanya mencoba tampil sebaik mungkin di ranah konsol rumahan, Sony juga berniat menguasai pasar konsol genggam. Belakangan, produsen asal Jepang itu mengandalkan PS Vita untuk mewujudkan misinya.

Berbagai cara pun dilakukan Sony untuk dapat membuat gamer jatuh hati. Termasuk dengan membuat iklan yang menarik agar PS Vita terlihat seperti konsol genggam yang menggoda. Sayangnya, semua itu tidak berjalan mulus.

Pemerintah Amerika Serikat melalui The Federal Trade Commision memvonis Sony bersalah karena dianggap menampilkan iklan PS Vita yang menipu. Mengapa demikian?

Dalam gerakan marketing-nya, Sony menyebutkan bahwa PS Vita mendukung fitur Remote Play untuk semua game PS3. Dengan demikian, gamer bisa menikmati game PS3 favoritnya di konsol genggam. Kenyataannya, tidak semua game mampu menjalankan fitur tersebut.

Dianggap melemparkan iklan PS VIta yang
Dianggap melemparkan iklan PS VIta yang “menipu”, Sony dinyatakan bersalah dan harus mengembalikan uang para pemilik PS Vita yang membeli handheld tersebut sebelum 1 Juni 2012.

Yang lebih parah, Sony membuat iklan yang memamerkan seorang gamer tengah memainkan Killzone 3 di PS Vita. Padahal game tersebut tidak mendukung Remote Play!

Tak hanya itu, iklan ‘penipu’ PS Vita pun menjelaskan bahwa antara PS3 dan Vita mendukung fitur Cross-Saving, yang lagi-lagi, dikatakan bisa untuk semua judul game. Dalam iklan tersebut seolah-olah gamer bisa berhenti bermain game PS3 kapanpun, lalu melanjutkannya kembali di PS Vita. Tidak dijelaskan pula apakah gamer harus memiliki game versi PS3 dan PS Vita agar fitur tersebut bisa digunakan.

Lalu, apa konsekuensinya? FTC memutuskan Sony harus mengembalikan sejumlah uang kepada gamer yang membeli PS Vita sebelum 1 Juni 2012. Ada dua pilihan, yaitu penawaran berupa uang sebesar USD 25, atau voucher USD 50 untuk membeli game atau berlangganan layanan tertentu. Bagaimana dengan Anda? Ada yang pernah merasa tertipu dengan iklan seperti ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…