Just Cause 3 Akan Dirilis Tanpa Mode Multiplayer

Reading time:
November 18, 2014
just cause 3

Setelah penantian yang cukup lama, konfirmasi dari mulut Square Enix dan Avalanche Studios terkait Just Cause 3 tentu saja menjadi berita yang cukup membahagiakan. Sebagai salah satu game open world dengan gameplay super menyenangkan, kesempatan untuk menikmati luasnya dunia dan beragam meknaik gila di Just Cause 3 menjadi sesuatu yang pantas untuk dinantikan. Apalagi Avalanche menjanjikan banyak hal baru di seri teranyar ini, dari kualitas visualisasi lebih baik, dunia dengan detail lebih baik, dan serangkaian aksi yang bahkan lebih menantang. Namun sayangnya, terlepas dari potensi yang sebenarnya bisa mereka raih, Avalanche memastikan bahwa Just Cause 3 tidak akan dirilis dengan mode multiplayer.

Hal ini diungkapkan oleh sang co-founder – Christofer Sunberg sendiri. Ia mengaku bahwa kekuatan utama Avalance Studios adalah menciptakan sebuah game sandbox dan mereka berfokus untuk menawarkan pengalaman yang seru dengan Just Cause 3 ini. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk mencurahkan semua energi meramu konten single player yang ada. Mode multiplayer tidak akan tersedia pada saat game ini dirilis.

just cause 32 just cause 31 just cause 3

 

Namun Sunberg juga menegaskan bahwa keputusan ini bukan berarti Avalanche menyerah untuk menyuntikkan mode multiplayer di game open world ini. Kemungkinan masih terbuka pada saat game ini selesai dirilis. Berbeda dengan Just Cause 2 yang mendapatkan dukungan mode ini lewat proses modding dari para fans, Avalanche tidak berharap banyak fans akan melakukan hal yang sama di Just Cause 3.

Just Cause 3 sendiri rencananya akan meluncur pada tahun 2015 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang mengharapkan adanya dukungan multiplayer di Just Cause 3 atau yang lebih senang menikmatinya sendirian?

 

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…