Review Tales from the Borderlands: Sisi Lain Cerita yang Menarik!

Reading time:
November 28, 2014
Tales from the Borderlands jagatplay

BAM! BOOM! Angka damage yang berterbangan di mana-mana dengan segala macam warna untuk memperlihatkan elemen yang berhasil dilontarkan, dan voila! segudang loot dengan karateristik unik bertebaran untuk dikumpulkan. Diperkuat dengan cerita yang cukup menarik dan karakter yang sangat memorable, semua nilai jual utama inilah yang akhirnya membuat franchise FPS-RPG dari Gearbox Software – Borderlands begitu populer. Dengan tiga judul yang sudah dirilis – Borderlands 1, 2, dan The Pre-Sequel, Gearbox mempertahankan level adiktif yang luar biasa lewat ritme gameplay super cepat dan action epik melawan para monster-monster raksasa. Sekarang bayangkan apa jadinya jika franchise yang sudah melekat kuat dengan citra seperti ini, kemudian ditangani oleh Telltale Games. Maka Anda mendapatkan – Tales from the Borderlands.

Mungkin menjadi sebuah keputusan yang lebih banyak mengundang tanda tanya bahwa sebuah game yang begitu penuh aksi, ledakan, dan karakter-karakter gila akan ditangani oleh sebuah developer yang selama ini lebih dikenal sebagai “pencerita” – developer yang mengukuhkan dirinya lewat kemampuannya menawarkan kekuatan plot dan sensasi bahwa Anda memang tengah terlibat di dalamnya. Proyek inilah yang berusaha dilemparkan oleh Telltale setelah proyek The Walking Dead dan Wolf Among Us-nya yang sukses di pasaran. Ada sedikit perasaan skeptis memang bahwa mereka akan mampu mengeksekusi sebuah seri spin off dari franchise yang sudah populer terlebih dahulu dengan baik. Namun tahan keraguan Anda karena Telltale kembali memperlihatkan sentuhan magisnya.

Lantas, apa yang ditawarkan oleh Tales from the Borderlands ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game yang menawarkan sisi lain cerita yang lebih menarik? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Tales from the Borderlands mengambil timeline setelah event Borderlands 2 berakhir, setelah Handsome Jack tewas di tangah para Vault Hunters.
Tales from the Borderlands mengambil timeline setelah event Borderlands 2 berakhir, setelah Handsome Jack tewas di tangah para Vault Hunters.

Plot mungkin menjadi salah satu kekuatan Tales from the Borderlands dari Telltale ini. Berbeda dengan “The Pre-Sequel” dari Gearbox yang berfokus pada transformasi Handsome Jack menjadi tokoh villain yang begitu memorable di franchise ini, Tales from the Borderlands justru mengambil timeline setelah event Borderlands 2. Handsome Jack sudah tewas di tangan para Vault Hunters dan Hyperion kini mengalami kekosongan kekuasaan. Namun, perusahaan raksasa yang sudah lama terobsesi untuk mencari Vault dan mencuri semua teknologi mutakhir dari ras alien kuno ini ternyata menolak mati. Hyperion dengan markas dengan bentuk huruf “H”-nya – Helios tetap memegang pengaruh yang besar.

Anda akan berperan sebagai Rhys - seorang pegawai Hyperion yang dijanjikan kenaikan pangkat, namun dicurangi dan berniat balas dendam.
Anda akan berperan sebagai Rhys – seorang pegawai Hyperion yang dijanjikan kenaikan pangkat, namun dicurangi dan berniat balas dendam.
Alih-alih promosi, ia justru menemukan
Alih-alih promosi, ia justru menemukan “musuh bebuyutannya” – Vasquez kini bergerak naik ke heirarki kepemimpinan Hyperion setelah melakukan kudeta kecil. Vasquez justru melakukan demosi.
Berniat balas dendam, Rhys berusaha melakukan sabotase deal Vault Key yang dilakukan Vasquez. Bersama dengan temannya - Vaughn, Rhys menuju Pandora untuk bertemu dengan sang pemilik key - August.
Berniat balas dendam, Rhys berusaha melakukan sabotase deal Vault Key yang dilakukan Vasquez. Bersama dengan temannya – Vaughn, Rhys menuju Pandora untuk bertemu dengan sang pemilik key – August.

Di tengah pergeseran heirarki kekuasaan di dalam Hyperion sepeninggal Handsome Jack, hiduplah seorang pegawai teladan Hyperion bernama Rhys yang berharap akan mendapatkan promosi ke posisi lebih tinggi dari atasannya. Hari yang dinanti begitu lama akhirnya tiba, namun sayangnya, bukan promosi yang didapatkan oleh Rhys, justru bencana. Berdiri di kursi sang boss kesayangan yang sudah melayang tak bernyawa di luar Helios – sang kolega yang paling ia benci – Vasquez. Petinggi baru yang super menyebalkan ini justru melakukan demosi posisi Rhys dan menjadikannya sekedar sebagai tukang bersih-bersih. Rhys yang tidak terima pun berusaha balas dendam dengan cara mencuri deal Vault Key yang sempat bocor dari mulut Vasquez. Untuk melakukan hal itu, dibantu dengan sang teman dari divisi finansial – Vaughn, Rhys mencuri uang 10 juta dollar dan terbang ke Pandora. Tujuannya? Bertemu dengan seorang dealer bernama August yang mengaku memiliki Vault Key, mencurinya dari Vasquez, dan memberikan impresi tinggi ke para petinggi baru Hyperion untuk promosi jabatan yang lebih hebat. Kondisi yang tinggal rencana.

Sementara di sudut hidup yang lain, hidup seorang penipu ulung dari Pandora bernama Fiona.
Sementara di sudut hidup yang lain, hidup seorang penipu ulung dari Pandora bernama Fiona.
Berusaha bertahan hidup sendiri sejak kecil bersama sang adik - Sasha, Fiona diasuh oleh Felix yang menjadikannya seorang kriminil.
Berusaha bertahan hidup sendiri sejak kecil bersama sang adik – Sasha, Fiona diasuh oleh Felix yang menjadikannya seorang kriminil.

Sementara di sudut hidup yang lain, seorang wanita cantik bernama Fiona yang sejak kecil sudah harus berjuang dengan kerasnya hidup di Pandora mulai merencanakan aksi penipuannya yang baru. Bersama dengan sang adik tercinta – Sasha, Fiona berhasil bertahan hidup berkat bantuan seorang tua bernama Felix yang mewariskan kemampuannya menipu tersebut. Aksi terbaru yang hendak ia eksekusi sendiri memang begitu potensial untuk menghasilkan uang banyak dalam waktu singkat, berkat kelihaian Felix meracik Vault Key yang selama ini selalu diburu.

Bagaimana kisah kedua karkater ini akan bertemu? Konflik seperti apa yang harus mereka hadapi?
Bagaimana kisah kedua karkater ini akan bertemu? Konflik seperti apa yang harus mereka hadapi?

Dengan gameplay yang berfokus pada kisah dua karakter ini, bagaimana takdir Rhys dan Fiona akan berhubungan satu sama lain? Konflik seperti apa yang harus mereka hadapi dengan agenda masing-masing ini? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut bisa Anda jawab dengan memainkan Tales from the Borderlands ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…