Ubisoft Tunda Patch Terbaru AC Unity

Reading time:
December 16, 2014
Assassin's Creed® Unity_20141115012241

Kritik pedas yang terus mengemuka, Ubisoft seharusnya sudah belajar banyak dari buruknya rilis proyek generasi terbaru mereka yang begitu diantisipasi – Assassin’s Creed Unity. Beragam cara berusaha mereka lakukan untuk meraih kembali simpati gamer, termasuk menggratiskan DLC yang sempat hendak keluar sebagai konten ekstra berbayar. Satu yang pasti, mereka belum menyerah untuk mempertahankan Assassin’s Creed sebagai franchise tahunan. Mereka bahkan menunjuk dua developer berbeda – Ubisoft Montreal dan Quebec untuk menangani game ini. Tidak hanya itu saja, Assassin’s Creed untuk tahun 2015 mendatang – Victory bahkan sudah bocor di dunia maya.

Ubisoft sebenarnya masih berkomitmen untuk “memperbaiki” performa AC Unity yang penuh masalah lewat segudang patch berukuran besar yang meluncur selama beberapa minggu terakhir ini. Patch besar keempat sempat direncanakan meluncur minggu ini, namun akhirnya ditunda.

Patch besar keempat yang sempat diklaim akan mampu menyelesaikan sebagian besar masalah AC Unity yang ada secara resmi ditunda. Alasannya? Quality Control. Mereka ingin memastikan bahwa patch ini memang mampu menghasilkan efek yang mereka janjikan.
Patch besar keempat yang sempat diklaim akan mampu menyelesaikan sebagian besar masalah AC Unity yang ada secara resmi ditunda. Alasannya? Quality Control. Mereka ingin memastikan bahwa patch ini memang mampu menghasilkan efek yang mereka janjikan.

Ia diklaim akan menyelesaikan sisa-sisa masalah yang ada, terutama di sisi performa dan framerate. Ubisoft menyebut bahwa penundaan ini dilakukan untuk memastikan quality control yang lebih baik. Mereka akan menahan patch ini sampai mereka yakin ia benar-benar bisa menawarkan perbaikan yang mereka janjikan. Oleh karena itu, mereka meminta ekstra beberapa hari.

Jadi untuk Anda yang masih dengan sabar menunggu kehadiran patch teranyar ini sebelum ingin menikmati AC Unity dalam pengalaman yang lebih optimal, Anda tampaknya harus menahan diri lagi. C’mon Ubisoft!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…