JagatPlay: Ask Me Anything!

Reading time:
January 1, 2015

So.. buat yang namanya masuk ke dalam list 10 pertanyaan terbaik di atas, silakan hubungin kita via FB Message ke fanpage yak buat konfirmasi dan ngasih tahu alamat pengiriman, tentu saja. Sayangnya, kita enggak punya cukup banyak kaos buat dibagiin, padahal ada begitu banyak pertanyaan keren. Sorry ya guys.. Tapi tenang aja, pertanyaan-pertanyaannya tetap bakal kita jawab kok. Semoga bisa memuaskan rasa penasaran yang ada.

David Chandra 

Ask:

Fotoin toilet markas jagatreview dong

Answer:

Okay............
Okay………… Not weird at all..

Whatever float your boat, man..

Muhammad Iqbal T

Ask:

Min lu geremo ya ?

Answer:

Terakhir ngecek sih, enggak. =))

Kurniawan Agung Prayogo 

Ask:

Kenapa jagat play gak bikin majalah? kok lebih milih ke online?

Answer:

Online, ftw!
Online, ftw!

Karena media online sekarang memang format terbaik. Online tuh ngasih chance buat kita ngasih update informasi lebih cepat dibandingin majalah, dan bisa ditawarin ke lebih banyak orang secara cuma-cuma = kemudahan buat bangun basis komunitas. Di tengah kemajuan teknologi sekarang, majalah justru makin kritis hidupnya. Kenapa lu mesti baca majalah yang beritanya udah usang 2 minggu atau 1 bulan terlambat, plus pakai bayar – kalau lu bisa pakai sedikit bandwith akses berita yang lebih up to date, secara cuma-cuma? That’s why kita milih tetap stick di online.

Muhammad Chandra Rais 

Ask:

Apa ada kualifikasi khusus utk jadi seorang reviewer JagatPlay, misalnya lulusan jurusan tertentu? Dan butuh waktu brp lama buat penulis utk ngeriview sebuah game?

Answer:

Sama sekali enggak. Gua pribadi bahkan sarjana Psikologi yang boleh dibilang “terdampar”. =)) Jadi apa yang dibutuhin jadi reviewer di sini? Pertama, pasti pengetahuan yang cukup mendalam soal bidang review masing-masing. Kedua, punya keinginan buat terus belajar, enggak pakai mental “sok tahu”. Yang terakhir? Punya passion buat nulis, pastinya. Main game itu gampang, dengerin juga gampang. Tapi menuangkan semua isi otak ke dalam format tulisan? Itu yang jadi tantangan paling besar. Kalau enggak bisa mendeskripsikan pengalaman gaming yang ada ke dalam bentuk tulisan, bisa dibilang enggak akan nyaman jadi reviewer.

Butuh berapa lama buat nge-review sebuah game? Sangat tergantung gamenya. Oleh karena itu, kita biasanya ngelemparin artikel preview dulu. Bukan buat sekedar ngasih pembaca gambaran in-game visual dll, tapi ngasih kita pribadi – ekstra waktu juga untuk mainin dan pelajarin game yang bakal kita review. Butuh berapa lama? Sangat bergantung game. Tapi mostly game udah siap di-review waktu udah masuk setengah perjalanan, apalagi kalau fiturnya ternyata enggak banyak-banyak amat. Kalau proses nulis, butuh waktu sekitar 5-6 jam / review. Itu pakai istirahat dll juga.

Muhammad Fauzi Ardiyan

Ask:

  • Game horor apa yang paling jagatplay favoritkan sekaligus bikin klepek-klepek?
  • Apakah di kantor jagatplay yang kerja semuanya cowok, atau ada ceweknya juga? (penasaran banget ane)
  • Yang terakhir, game” yang sudah lama direview itu sebenere pada dikemanain? Masih disimpen kah atau didonasikan barangkali?

Answer:

P.T._20140813174053
  • Kalau gua pribadi sih, so far game horror yang paling greget dan serem banget itu sih P.T. –nya Hideo Kojima sih buat PS4.
  • Yups, semuanya cowok. Sempat ada keinginan sejak awal tahun lalu buat ngerekrut reviewer cewek, tapi ternyata enggak gampang. Enggak mudah nyari partner cewek yang enggak cuman sekedar main game atau tahu mendalam soal game, tapi beneran bisa nuangin experiencenya juga ke dalam tulisan. Point terakhir ini, lumayan ribet nyarinya.
  • Game-game yang sudah di-review tetap disimpan sama kita kok, jadi koleksi.

Gilang Fareza 

Ask:

Apakah sebenarnya Jagat Play ‘tidak suka’ pada produk Microsoft: Xbox, Xbox360, dan XboxOne? Atau lebih tepatnya, ‘dalam kondisi terpaksa’?
Xbox360 bisa meledak di indonesia karena masih menggunakan DVD (mungkin), bukan Blu-Ray seperti yang dipakai kompetitor, PS3. Jadi ‘lebih hemat’ menjadi faktor utama pada saat itu. Sekarang sang penerus XboxOne muncul tidak lagi dengan DVD, tapi menggandeng Blu-Ray, sama dengan pesaingnya PS4.
Apakah dugaan saya benar, bahwa berhubung sama-sama Blu-Ray, sama-sama harga gamenya, maka tidak ada alasan untuk memilih XboxOne?
Pertanyaan ini didasari dari kecurigaan saya akan penghapusan kolom Xbox di dalam situs. Dan artikel-artikel berita tentang game dari Jagat Play, yang kelihatannya cenderung ‘tidak mendukung’ kualitas XboxOne.
Maaf kalo pertanyaannya kurang menyenangkan, tapi itulah AMA..
Selamat tahun baru untuk semua kru jagat play, semoga tahun depan jagat play jauh lebih baik. Terima kasih jagat play sudah hadir di dunia ini. God bless you all!

Answer:

xbox one logo

Terkesan kita anti-Xbox One yak? Sama sekali enggak kok. Tapi karena pada dasarnya, di tahun 2014 ini – mostly yang keluar dari konsol new-gen Microsoft itu memang banyak yang berkonotasi negatif sih, terutama dari sisi performa, jadinya kita sering ngobrolin artikel yang begitu. Kenapa kita ngehapus kolom Xbox di situs? Well, karena kita masih belum punya Xbox One. Dengan udah gak adanya game-game baru yang pantas buat dinanti di Xbox 360, itu kolom otomatis enggak bakal ada guna dan lebih banyak tanpa update – which keliatan jelek di halaman depan. Ini sesi bakal balik lagi kalau kita acquire Xbox One tahun depan, which masuk jadi rencana kok. So, kita enggak pernah niat pengen berat sebelah.

Arief Syamsul

Ask:

Min, luw kalo main game sehari brp jam??

Answer:

Nah.. ini juga salah satu persepsi yang salah soal kata “reviewer game”. Jadi reviewer game bukan berarti kerjaan lu akan dihiasi dengan main game setiap hari dan bersenang-senang setiap waktu. Gua mostly ngejar bahan review game justru di weekend, dari jumat malam sampai minggu tengah malam, berusaha nangkap apa yang mau ditawarin sebuah game supaya bisa gua review minggu depannya. Tapi begitu masuk weekdays? Hampir enggak ada waktu buat main game sebenarnya. Nyari news, nulis news, browsing gambar buat di-post di fanpage (termasuk JagatFap), dan browsing-browsing nyari artikel yang mungkin bakal jadi interest pembaca. Enggak ada kesempatan buat santai-santaian, walaupun status pekerjaannya “Reviewer Game”.

Tags:

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…