Dev. Witcher 3: DX12 Tak Akan Bantu Resolusi di Xbox One

Reading time:
March 31, 2015
the witcher 3 wild hunt new2

DirectX 12 memang terbukti mumpuni, setidaknya di beberapa test awal yang menyebar di dunia maya. Selain mampu memeras performa lebih dari perangkat keras yang sudah tersedia di pasaran saat ini, ia menawarkan beberapa fitur mumpuni yang menumbuhkan harapan baru untuk platform gaming generasi terbaru, terutama PC. DX12 juga sempat diklaim akan menjadi jawaban yang dibutuhkan Microsoft untuk menjadikan konsol generasi terbaru mereka – Xbox One lebih kuat, setidaknya sebanding dengan Playstation 4 yang di atas kertas memang unggul di sisi performa. Namun bagi developer game RPG paling diantisipasi tahun ini – The Witcher 3, ia tidak akan banyak membantu.

Hal inilah yang diungkapkan oleh sang Senior Designer CD Projekt Red Damien Monnier dalam akun Twitter resminya sendiri. Menanggapi salah satu pertanyaan fans yang penasaran apakah DX12 untuk Xbox One di masa depan akan membantu performa sang konsol, Monnier mengaku bahwa hal ini tidak akan menghasilkan efek banyak di The Witcher 3: Wild Hunt. Ia menyebut bahwa DirectX 12 tidak akan otomatis bisa membuat game RPG racikan mereka bisa dimainkan di resolusi lebih tinggi, setelah penetapan 900p yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu. Sementara di sisi lain, Playstation 4 dipastikan tetap di 1080p.

CD Projekt  mengakui bahwa DX12 tidak akan membantu banyak untuk meningkatkan resolusi The Witcher 3 di Xbox One.
CD Projekt mengakui bahwa DX12 tidak akan membantu banyak untuk meningkatkan resolusi The Witcher 3 di Xbox One.

Oleh karena itu pula, Monnier menyarankan PC sebagai platform gaming utama untuk menikmati The Witcher 3 jika Anda termasuk gamer yang sangat menitikberatkkan pengalaman bermain pada resolusi gameplay seperti apa yang Anda dapatkan. Ia juga menyebut bahwa CD Projekt Red masih berjuang untuk meningkatkan resolusi untuk versi Xbox One, walaupun mereka tidak bisa banyak berjanji.

The Witcher 3 sendiri akan meluncur pada 19 Mei 2015 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Can’t wait!

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…