Review The Witcher 3: Pengalaman RPG Tanpa Banding!

Reading time:
May 29, 2015
The Witcher 3 jagatplay

Sebuah perasaan lega yang mungkin tidak akan dipahami oleh mereka yang awam, inilah yang mungkin dirasakan oleh sebagian besar gamer dengan The Witcher 3: Wild Hunt saat ini. Bagaimana tidak? Menjadi salah satu game RPG yang paling diantisipasi sejak tahun 2014 silam, ia terus memperlihatkan daya tarik yang sulit untuk diabaikan begitu saja. Sebuah game open-world RPG dengan segudang quest, tingkat kesulitan tinggi, visual yang indah, dan beragam monster dengan desain keren untuk diburu. CD Projekt Red memang terlihat ambisius dan tidak setengah-setengah, ini memastikan bahwa ini merupakan proyek game terbaik yang pernah mereka ciptakan. Sebuah ambisi yang harus diakui, terbayarkan dengan sangat manis.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu sudah mendapatkan sedikit gambaran soal daya tarik The Witcher 3: Wild Hunt sendiri. CD Projekt membangun sebuah dunia dengan atmosfer yang luar biasa, dipadukan dengan mekanisme gameplay yang kompleks, dan cerita solid yang dibangun sebagai pondasi. Kesan pertama yang ia munculkan akan membuat gamer pencinta genre ini jatuh hati sejak pandangan pertama. Bahkan cukup untuk menarik kelompok gamer yang menghindari RPG untuk setidaknya menjajal dan merasakan pengalaman seperti apa yang membuat hype game ini tidak lagi terbendung. Konten ratusan jam dengan voice acts dan plot yang dibangun serius menunggu untuk diselesaikan.

Dari permukaan, The Witcher 3 adalah sebuah game RPG impian yang terlihat begitu sempurna. Lantas, bagaimana dengan keseluruhan pengalaman yang ia tawarkan? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game RPG tiada banding? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

The Witcher 3 kembali membawa Anda pada sosok Geralt yang kini harus berkutat dengan konflik pribadinya.
The Witcher 3 kembali membawa Anda pada sosok Geralt yang kini harus berkutat dengan konflik pribadinya.

Melanjutkan kisah dari The Witcher 2 dengan dunia yang mulai berubah sejak aksinya yang terakhir, Geralt of Rivia – sang Witcher yang kisah perjalanannya mengalun lewat alunan musik para Bard dari seluruh penjuru The Continent – akhirnya memutuskan untuk mulai menyelesaikan konflik personalnya sendiri. Kembalinya ingatan yang sempat hilang membuat Geralt mengingat sosok wanita yang tak bisa ia lupakan begitu saja – Yennefer. Namun di atas semuanya, ia secara konsisten mendapatkan mimpi buruk soal datangnya Wild Hunt. Rombongan pasukan misterius dengan armor berwarna hitam, yang kedatangannya cukup untuk membekukan dan membunuh nafas hidup apapun yang berada di dekat mereka.

Mimpinya terus mengarah pada sosok Ciri yang sudah menghilang cukup lama. Geralt bisa merasakan bahwa
Mimpinya terus mengarah pada sosok Ciri yang sudah menghilang cukup lama. Geralt bisa merasakan bahwa “anak angkat”nya bersama dengan Yennefer ini tengah dirudung bahaya.
Sumber ancaman tersebut muncul dari pasukan dengan armor berwarna hitam - Wild Hunt yang terus memburu Ciri. Kedatangan mereka selalu hadir dengan aura es yang membekukan semua makhluk hidup di sekitar mereka.
Sumber ancaman tersebut muncul dari pasukan dengan armor berwarna hitam – Wild Hunt yang terus memburu Ciri. Kedatangan mereka selalu hadir dengan aura es yang membekukan semua makhluk hidup di sekitar mereka.

Terlepas dari kisah cinta mereka, Geralt sebagai seorang Witcher dan Yennefer sebagai seorang Sorceress tidak pernah bisa memiliki anak. Kekuatan besar yang mereka miliki berujung pada konsekuensi yang menyedihkan – bahwa mereka tidak subur. Namun kerinduan mereka untuk “membangun” keluarga bisa terobati lewat sosok Ciri. Seperti yang bisa diprediksi, cerita ini tidak berakhir bahagia. Ciri menghilang untuk waktu yang begitu lama dan sulit untuk ditemukan kembali. Kompleksitas masa lalu membuat Geralt yakin bahwa Ciri adalah target utama yang berusaha diburu oleh Wild Hunt. Baginya, tidak ada yang lebih penting, selain menemukan “anak” yang begitu ia sayangi ini.

Semuanya harus dilakukan Geralt di tengah kondisi politik sosial yang juga tidak stabil. Invasi Nilfgaard dari selatan yang kian sukses, sikap Novigrad yang kian rasis hanyalah sedikit perubahan yang terjadi.
Semuanya harus dilakukan Geralt di tengah kondisi politik sosial yang juga tidak stabil. Invasi Nilfgaard dari selatan yang kian sukses dan sikap Novigrad yang kian rasis hanyalah sedikit perubahan yang terjadi.
Akankah Geralt bertemu dengan Ciri? Konflik seperti apa yang harus ia lalui untuk mencapai anak yang ia sayangi ini?
Akankah Geralt bertemu dengan Ciri? Konflik seperti apa yang harus ia lalui untuk mencapai anak yang ia sayangi ini?

Perjalanan Geralt ini membuatnya melintasi Northern Kingdom yang posisinya terus terdesak karena invasi pasukan dari Selatan – Nilfgaard. Di tengah ketidakpastian politik dan kehidupan sosial yang kacau, penuh dengan prasangka rasis dan ketakutan akan monster-monster yang terus berkeliaran dan mengancam, Geralt menempuh “misi suci” personalnya ini.

Mampukah ia bertemu dengan Ciri di perjalanan ini? Ancaman seperti apa saja yang harus ia hadapi selama proses tersebut? Siapa pula Wild Hunt dan mengapa mereka begitu tertarik dengan sosok Ciri? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan The Witcher 3: Wild Hunt ini!

Menariknya lagi? CD Projekt berhasil meracik plot ini untuk tetap bisa dinikmati, bahkan oleh gamer yang belum pernah menjajal The Witcher pertama atau kedua sekalipun. Anda hanya perlu mempelajari sedikit latar belakang tiap karakter yang ada.
Menariknya lagi? CD Projekt berhasil meracik plot ini untuk tetap bisa dinikmati, bahkan oleh gamer yang belum pernah menjajal The Witcher pertama atau kedua sekalipun. Anda hanya perlu mempelajari sedikit latar belakang tiap karakter yang ada.

Sebagian besar dari Anda mungkin langsung melompat ke The Witcher 3: Wild Hunt tanpa memainkan kedua seri sebelumnya. Apakah Anda tetap bisa menikmatinya? Jawaban kami secara pasti, menjawab iya. Anda hanya perlu sedikit melakukan research untuk memahami latar belakang masing-masing karakter, walaupun Anda juga bisa belajar sedikit dari interaksi di dalam game. Asingnya Anda terhadap latar belakang yang dibangun di The Witcher dan The Witcher 2 tidak akan menghalangi sama sekali keasyikan Anda jika memutuskan untuk langsung meloncat ke seri ketiga ini. Ceritanya seperti berdiri sendiri, dengan pengenalan awal, klimaks, dan penyelesaiannya sendiri. Jadi, jangan khawatir!

Pages: 1 2 3 4 5
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…