Tony Hawk’s Pro Skater 5 Terlihat Seperti Game Playstation 2

Reading time:
July 14, 2015

Gamer mana yang tidak senang dengan konfirmasi bahwa Activision, setelah permintaan yang sudah beredar cukup lama, akhirnya akan menghidupkan kembali game skate andalan mereka – Tony Hawk’s Pro Skater lewat seri terbaru. Fakta bahwa ia akan dirilis untuk platform konsol dan PC yang lebih kuat dibandingkan seri sebelumnya melahirkan ekspektasi tertentu, setidaknya dari sisi visual. Ada kerinduan, ada rasa penasaran akan inovasi seperti apa yang mereka tunjukkan, ada harapan bahwa ia mampu menundukkan pesona seri Skate dari EA di platform generasi sebelumnya. Sayangnya, trailer terbaru THPS 5 justru menghasilkan efek yang bertolak belakang.

Tony Hawk Pro Skater 5 akhirnya merilis trailer gameplay terbaru yang memberikan cukup banyak informasi, dari bentuk gameplay, visualisasi in-game, hingga fitur lainnya. Namun sayangnya, alih-alih membuat banyak gamer penasaran, reaksi yang dituai justru lebih mengarah ke arah negatif.

Trailer gameplay Tony Hawk's Pro Skater 5 justru menuai reaksi negatif. Banyak gamer yang menyoroti kualitas visual dan animasi yang terlihat seperti game Playstation 2 daripada generasi saat ini.
Trailer gameplay Tony Hawk’s Pro Skater 5 justru menuai reaksi negatif. Banyak gamer yang menyoroti kualitas visual dan animasi yang terlihat seperti game Playstation 2 daripada generasi saat ini.

Kualitas visual yang tidak sebanding dengan animasi gerak yang kaku menjadi sorotan dan pembicaraan hangat di dunia maya. Tony Hawk Pro Skater 5 terlihat seperti game Playstation 2, dari tekstur lingkungan, animasi gerak skater, hingga wajah para roster yang terlihat begitu kaku tanpa ekspresi sama sekali. Robomodo tampaknya menuai hal yang tidak mereka prediksi sebelumnya.

Tony Hawk’s Pro Skater 5 sendiri rencananya akan meluncur pada 29 September mendatang untuk Playstation 4 dan Xbox One. Sementara untuk versi Playstation 3 dan Xbox 360 baru akan tiba beberapa bulan setelahnya, dengan fitur multiplayer online yang juga absen. What happen, Robomodo?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…