EA Ingin Kojima dan Konami Rujuk

Reading time:
August 13, 2015
hideo kojima

Salah satu kejadian yang paling mengejutkan di industri gaming sepanjang tahun 2015 ini adalah perpecahan antara Konami dan Hideo Kojima. Selama kedua pihak tersebut berseteru, ada beberapa keputusan yang mungkin membuat banyak gamer kecewa.

Contoh paling nyata adalah dibatalkannya proyek Silent Hill. Dengan Playable Teaser yang sangat memukau, Silent Hill sesungguhnya punya potensi besar untuk menjadi game horror terbaik yang pernah ada.

Melihat perseturuan ini, EA yang tak lain merupakan rival dari Konami justru menyayangkan hal itu. EA menyarankan kedua belah pihak seharusnya kembali membangun hubungan yang positif demi kebaikan banyak orang. Padahal, EA selalu tertarik untuk merekrut para developer hebat, tak terkecuali Kojima dan timnya.

“Aku selalu menyukai Kojima. Aku hanya berpikir, apa yang terjadi di sana…. menurutku mereka harus “ciuman” dan berbaikan,” ujar COO EA, Peter Moore, dalam sebuah interview dengan Gamespot.

Dalam wawancara terbarunya, Moore dari EA merasa bahwa Konami dan Kojima seharusnya berbaikan untuk kepentingan banyak orang.
Dalam wawancara terbarunya, Moore dari EA merasa bahwa Konami dan Kojima seharusnya berbaikan untuk kepentingan banyak orang.

Moore menambahkan, dirinya yakin Konami dan Kojima akan menemukan solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi. “Hubungan bisnis di Jepang biasanya seumur hidup, Kojima adalah bagian penting dari apa yang terjadi di sana.”

“Kojima dan Konami ada di tahap kritis pernikahan mereka. Anda harus menerima semua hal diungkapkan (tentang Kojima), tentang game yang boros budget, tentang game yang belum siap. Harus ada kesepakatan antara publisher dan developer untuk memastikan keduanya mengerti kapan game harus didistribusikan dan bagaimana game itu seharusnya,” pungkas Moore.

Perlu diketahui bahwa EA belakangan ini sering menggandeng beberapa nama besar. Misalnya penulis Uncharted Amy Henning dan co-creator Assassin’s Creed, Jade Raymond. Namun Moore memastikan bahwa pihaknya tidak akan mendekati Kojima saat ini.

Source: Gamespot

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

January 26, 2022 - 0

Review Uncharted – Legacy of Thieves Collection: Ekstra Tenaga Berburu Harta!

Sebuah seri yang membantu Playstation 3 menemukan posisi yang lebih…
January 26, 2022 - 0

Review WD_BLACK SN850: Upgrade Playstation 5 Jadi 2TB!

Ketika pertama kali dirilis, PlayStation 5 sudah menawarkan storage internal…
January 25, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Daisuke Inoue, Jin Fujiwara, Fumihiko Yasuda (Stranger of Paradise: FF Origin)!

Sebuah proyek yang tidak pernah terprediksi, ini mungkin kalimat yang…
December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…