Review King’s Quest  – A Knight to Remember: Game Legendaris Berwajah Muda!

Author
David Novan
Reading time:
August 19, 2015

Menantang Bahaya dan Puzzle

Konsep utama dan jantung dari game adventure seperti King’s Quest terletak pada penyelesaian masalah. Entah itu menyelesaikan rintangan dengan cara action atau memecahkan masalah melalui percakapan. Semua itu dapat dengan mudah dipicu dengan menggunakan satu tombol saja. Hampir tidak ada kombinasi tombol yang sulit untuk menyelesaikan masalah yang ditemui. Hal ini membuat game ini begitu ringan untuk dimainkan, tetapi di saat bersamaan mampu memberikan tantangan yang cukup tinggi untuk otak Anda.

Lingkungan permainan menyembunyikan petunjuk dan elemen penting dalam game
Lingkungan permainan menyembunyikan petunjuk dan elemen penting dalam game
Alat untuk menyelesaikan puzzle disembunyikan dengan baik
Alat untuk menyelesaikan puzzle disembunyikan dengan baik

Penggunaan mouse dalam game ini terbilang sedikit. Biasanya, Anda hanya menggunakan mouse untuk mengarahkan pointer ketika akan menembakkan panah. Selebihnya, semua daerah yang dapat diaktifkan untuk menyelesaikan masalah harus didekati oleh karakter utama, dalam hal ini Sir Graham. Baik itu untuk mengambil benda untuk menyelesaikan puzzle, berbicara dengan karakter lain, sampai memeriksa daerah di dalam area permainan.

Mouse hanya digunakan ketika sedang membidik panah
Mouse hanya digunakan ketika sedang membidik panah
Quick Time Event bersahabat dan tidak terlalu cepat waktunya
Quick Time Event bersahabat dan tidak terlalu cepat waktunya

Bahaya dalam game ini tentu saja selalu mengikuti Sir Graham. Sebagai seorang ksatria dengan tugas besar, Anda dapat bertemu dengan kematian dalam beragam jenis dan cara. Namun, mengingat kisah dalam game ini adalah cerita yang sedang didengarkan oleh Gwendolyn dari kakeknya, maka King Graham dapat dengan mudah “mengoreksi” kematian sebagai salah cerita atau salah ingat! Hasilnya, Anda dapat selalu mengulang kembali kesalahan sampai tiba di jalur cerita yang benar!

Kekalahan dapat dengan mudah diperbaiki
Kekalahan dapat dengan mudah diperbaiki

Penyelesaian puzzle dalam game ini bervariasi caranya. Terkadang, Anda dapat dengan mudah menyelesaikan masalah dengan percakapan saja. Namun, seringkali Sir Graham harus menggunakan fisik dan kecerdikannya untuk menyelesaikan masalah. Biasanya, hal itu dicapai dengan menggunakan benda yang ditemukannya di lokasi tertentu. Satu hal yang cukup menarik dari feature ini, Anda dapat menggunakan tidak hanya satu cara untuk menyelesaikan masalah!

Beragam penggunaan benda membutuhkan interaksi Anda supaya dapat menyelesaikan puzzle
Beragam penggunaan benda membutuhkan interaksi Anda supaya dapat menyelesaikan puzzle
Bila Anda bertemu dengan halangan, selalu periksa semua sudut!
Bila Anda bertemu dengan halangan, selalu periksa semua sudut!

Sebagai contoh, ketika Sir Graham terjatuh dari kelinci raksasa yang digunakannya sebagai kuda dan terhempas di dasar jurang, ia harus bekerja sama dengan pedagang keliling setempat yang juga terjebak karena roda keretanya rusak. Untuk menggantikan roda tersebut, Sir Graham dapat menggunakan banyak alternatif untuk mengganti roda tersebut, seperti perisai atau meja. Semua itu membuat game menjadi lebih menarik untuk dimainkan ulang ketika Anda telah menyelesaikan cerita di Chapter 1!

Terkadang, ada lebih dari satu cara untuk menyelesaikan puzzle
Terkadang, ada lebih dari satu cara untuk menyelesaikan puzzle

Kesimpulan

King’s Quest Chapter 1: A Knight to Remember merupakan game yang membawa banyak memori untuk gamer veteran. Bukan hanya dari sisi ceritanya saja, tetapi gameplay yang ditekankan pada penyelesaikan masalah dan puzzle, bukan dari refleks dan adrenalin seperti yang selalu ditemui pada game belakangan ini, merupakan angin segar yang dirindukan. Bahkan untuk gamer yang pernah memainkan versi retronya sekalipun, game ini masih mampu memberikan kejutan menyenangkan di sisi ceritanya, bahkan dapat melengkapi cerita yang pernah ditemui di game terdahulu.

Kelebihan

  • Ceritanya sangat menarik dan menghibur
  • Aktor pengisi suaranya berkualitas tinggi
  • Mudah untuk dimainkan
  • Tantangan dari puzzlenya cukup tinggi

Kekurangan

  • Dialog tidak dapat di-skip

Cocok untuk gamer: Menyukai game adventure dan gamer veteran

Tidak cocok untuk gamer: Menyukai game action

Spesifikasi Minimum:

  • OS: Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8
  • Processor: Intel Core 2 Duo E6300 @ 1.86 GHz atau AMD Athlon 64 X2 4800+ @ 2.4 GHz
  • Memory: 1 GB RAM
  • Graphics: GeForce 8800 GT atau Radeon HD 4770 / 512 MB
  • DirectX: Version 9.0c
  • Hard Drive: 13 GB
  • Harga (Steam): Rp 134.000 (Chapter 1) atau Rp 535.000 (Complete)
Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…