PlayTest: Gaming dengan Notebook ASUS N501J!

Author
David Novan
Reading time:
September 18, 2015
Notebook ASUS N501J
Notebook ASUS N501J

Bila hanya melihat sekilas saja, penampilan notebook ASUS N501J sungguh sangat menarik untuk dilihat. Bermodalkan bentuknya yang langsing serta tubuh berbalut bahan logam berwarna perak, notebook ini mampu membuat orang di sekitar penggunanya melirik cemburu. Namun, notebook ini bukan hanya bisa tampil cantik saja, melainkan juga didukung oleh kekuatan nan besar di dalamnya.

Kelebihan utama dari notebook ini ternyata berada pada layarnya yang menggunakan standar teknologi terbaru. Resolusi yang bisa dipampangkan oleh layar notebook ini mencapai 4K! Sedangkan untuk mendukung kemampuannya untuk menjalankan beragam program berat, notebook ini dipersenjatai oleh banyak hardware kelas berat, seperti berikut:

  • Prosesor: Intel Core i7 4720HQ @2.60 GHz
  • RAM: 8 GB
  • Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 960M GDDR5 4096 MB
  • Ukuran Layar: 15,6″

Hanya ada satu jawaban pasti untuk perlengkapan kelas berat seperti ini dalam sebuah komputer, yaitu untuk menjalankan game kelas AAA nan berat. Oleh karena itulah kami mencoba bermain dengan bantuan notebook elok ini dan berharap ia dapat menjalankan semua game tersebut dalam resolusi 4K! Sedangkan untuk game yang kami gunakan pada kesempatan kali ini adalah The Witcher 3, Grand Theft Auto V, Far Cry 4, Assassin’s Creed Unity, dan Project Cars.

The Witcher 3: Wild Hunt

Menjalankan game ini dengan tampilan maksimumnya dan di saat bersamaan mampu memberikan kenyamanan ketika bermain adalah mimpi begitu banyak gamer di dunia ini. Alasannya sederhana saja; Anda perlu banyak modal untuk membuat komputer yang cukup kuat untuk memainkannya dengan maksimal. Sebab, bukan hanya komputer tersebut harus mampu merender dengan sempurna semua tekstur nan indah dan detail, ia juga harus bisa menciptakan dunia Open World yang begitu besar dan hidup. Berikut spesifikasi minimum untuk memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel CPU Core i5-2500K 3.3GHz / AMD CPU Phenom II X4 940
  • Memory: 6 GB RAM
  • Graphics Card: Nvidia GPU GeForce GTX 660 / AMD GPU Radeon HD 7870
  • Hard Drive: 35 GB

Setelah mencoba beberapa setting untuk memainkan game ini, akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan resolusi 1366×768 dengan opsi kualitas grafis Medium. Opsi untuk NVIDIA Hairworks pada game ini juga kami gunakan pada Low. Hal ini demi menjaga performa dari game ini sendiri, terutama untuk dimainkan dalam waktu yang sangat lama. Sedangkan untuk detail mengenai setting yang kami gunakan, berikut screenshotnya:

 

Playtest Notebook ASUS N501J (2) Playtest Notebook ASUS N501J (3) Playtest Notebook ASUS N501J (4) Playtest Notebook ASUS N501J (5) Playtest Notebook ASUS N501J (6)

Seperti yang bisa Anda lihat sendiri pada screenshot, game ini berjalan dengan kualitas tampilan yang masih sangat indah. Sedangkan untuk kinerjanya sendiri, kami menemukan game ini berjalan pada kisaran frame rate 40 hingga 60 fps. Beban terberat yang harus ditanggung notebook ini berada pada daerah pedesaan atau kota dengan banyak NPC di dalamnya. Pada daerah ini, frame rate bisa turun hingga 40 fps. Sedangkan pada daerah di luar wilayah hunian, kami menemukan angka di sekitar 58 fps. Angka tersebut juga bertahan ketika kami bertarung dengan beberapa lawan sekaligus.

 

Playtest Notebook ASUS N501J (7) Playtest Notebook ASUS N501J (8)

Hanya bermodalkan frame rate tersebut saja, game ini sudah dapat berjalan dengan sangat nyaman. Pertarungan juga berjalan dengan mulus serta kami dapat dengan mudah menekan tombol Perfect Parry ketika musuh menyerang. Sayangnya, ketika kami mencoba menaikkan resolusi ke 4K dengan setting Low sekalipun, game berjalan dengan tidak baik.

 

Playtest Notebook ASUS N501J (9) Playtest Notebook ASUS N501J (10)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…