10 Omelan yang Pasti Pernah Didengar Gamer Indonesia!

Reading time:
September 7, 2015
  1. “Save sekarang atau papa matiin!”

nintendo quit screen

Omelan ini juga seringkali timbul karena sebagian besar orang awam tidak pernah tahu jelas bagaimana cara sebuah video game bekerja. Mereka mungkin mengerti kata “Save” karena ia sering menjadi alasan yang Anda lontarkan dan teriakkan setiap kali Anda diminta untuk memberhentikan game yang tengah dimainkan. Tapi sejujurnya, sedikit orang awam yang mengerti dan memahami seberapa krusialnya proses save yang ada, dan tentu saja – seberapa besar implikasi yang mungkin terjadi jika Anda tidak melakukannya. Anda mungkin sudah mencoba menjelaskan mengapa Anda harus menunggu tempat Save dulu sebelum mematikannya, untuk memastikan progress karakter atau cerita untuk tercatat. Tapi semua kata terbata-bata dan cepat Anda tidak secepat tangan Ayah yang kini sudah menggapai colokan listrik yang ada. Yang Anda tahu setelahnya? Layar hitam, rasa kesal, dan memikirkan semua grinding kenaikan level yang harus Anda ulang setelah 45 menit terakhir permainan tadi. Sementara di sisi lain, ayah Anda tanpa ekspresi hanya meminta Anda untuk turun makan bersama keluarga. Nasi goreng hari itu, terasa begitu hambar.

  1. “Gede gini masih main game, enggak malu?”

MGS V TPP jagatplay part 1 (206)

Video game juga sampai saat ini masih diasosiasikan sebagai industri hiburan yang didesain untuk anak-anak. Bisa dimengerti memang, karena ia bersifat fun, interaktif, dengan penuh karakter fiktif dan tema fantasi yang berat. Ditambah dengan begitu banyak iklan di masa lalu yang mengasosiasikan hal yang sama, sulit untuk menghapus citra “Game adalah mainan anak-anak” dari benak orang awam. Hasilnya? Ketika Anda sudah beranjak remaja dan menempuh pendidikan akhir atau bahkan mulai bekerja dan mengumpulkan uang sendiri, Anda masih akan dilihat sebagai orang yang gagal untuk tumbuh dewasa. Seorang pria yang terlihat tua di luar, namun masih anak-anak di dalam hati. Maka pertanyaan seperti ini sering meluncur, “Gede gini enggak malu masih main game?”, yang di otak kita, sulit untuk ditangkap nalar. Apa hubungannya rasa malu dan video game ketika kita masih memainkannya dengan pakaian lengkap?

  1. “Ngabisin duit aja kamu beli begituan..”

game money

Gaming bukanlah hobi yang murah, apalagi jika Anda berjuang untuk mulai beralih ke game-game original untuk mendapatkan pengalaman gaming yang lebih optimal, terutama di sisi multiplayer. Maka dari uang jajan yang Anda tabung atau gaji yang Anda dapatkan per bulan, Anda mulai menyisihkannya untuk memastikan uang Anda cukup untuk memiliki game yang sudah Anda incar lama. Orang awam tidak pernah mengerti seberapa mahalnya sebuah game original, apalagi ketika menyangkut Collector Edition. Maka ketika orang tua, pacar, atau bahkan istri / suami Anda mulai melakukan proses interogasi yang berakhir dengan fakta akan harga game yang sebenarnya, maka kalimat sakti ini akan keluar, “Ngapain kamu beli beginian? Habisin duit aja..” sebagai senjata. Tidak ada hal yang bisa Anda lakukan karena berusaha menjelaskan tidak akan membuat otak mereka lebih tercerahkan soal keajaiban industri game itu sendiri. Yang bisa lakukan? Berjalan menjauh dan memikirkan skema lebih kompleks bagaimana agar pembelian selanjutnya bisa dilakukan dengan lebih sembunyi-sembunyi. Aksi stealth yang harus melampaui apa yang dilakukan Solid Snake ataupun Sam Fisher.

  1. “Kamu kok males sih?”

gamer lazy

Ini adalah bentuk konspirasi dunia, energi, atau apapun di dunia ini untuk membuat Anda terlihat buruk di depan mata orang yang Anda sayangi. Pernahkah Anda melalui hari seperti ini? Dari pagi Anda sudah bangun pagi, mandi, sekolah, mengerjakan PR, sedikit belajar, mempersiapkan proyek kerja kelompok hingga malam hari dan berusaha menyisihkan sedikit waktu untuk bermain game? Berita buruknya, aktivitas produktif Anda dari pagi hingga siang ternyata tidak pernah dilihat oleh orang tua. Satu-satunya yang mereka temukan dengan mata kepala mereka sendiri, adalah Anda berada di depan televisi, memainkan video game, dan duduk di sofa dengan santai. Anda langsung di-cap tidak melakukan apapun hari ini dan tidak berkontribusi apapun untuk memastikan Anda tampil produktif di sekolah ataupun pekerjaan Anda. Semua kerja keras Anda hari itu ditutup dengan kalimat sederhana, “Kamu kok gak ngapa-ngapaiin sih? Bantuin mama deh..”, yang kemudian kembali diikuti dengan meletakkan kontroler di atas lantai dengan bendera putih berkibar di atas kepala.

Tags:

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…