10 Omelan yang Pasti Pernah Didengar Gamer Indonesia!

Reading time:
September 7, 2015
  1. “Keluar main, jangan di kamar terus!”

game outside

“Real world: The visual is good, but the gameplay sucks,”, salah satu ungkapan gamer yang terkenal ini tidak akan pernah dimengerti oleh orang awam. Ada anak-anak, remaja, atau orang dewasa lain yang penuh dengan energi dan menyalurkan hal tersebut lewat interaksi sosial, berteman, bertemu dengan lebih banyak orang, dan bersenda gurau di sana-sini. Normal sosial melihat orang-orang seperti sebagai orang dengan kemampuan sosial yang “sehat” dan direkomendasikan, yang kemudian membentuk persepsi orang awam terhadap masalah tersebut.  Mereka lalu mengabaikan bahwa kita termasuk orang-orang yang berada di sisi kebalikan, bahwa kita jauh lebih nyaman dengan video game di depan mata, kipas angin di sebelah kiri yang meniup pelan, dan sedikit snack untuk cemilan di area gapaian tangan. Keinginan kita untuk menikmati hari kemudian dilihat sebagai sesuatu yang tidak sehat. Oh c’mon, i’m just trying to enjoy my life here!

  1. “Kamu kalau main game terus, gedenya mau jadi apa?”

eg

Pertanyaan terberat, terbesar, yang seolah meluncur dari boneka Susan milik Ria Enes (anak tahun 2000-an mungkin tidak kenal dengan sosok ini) namun dalam format yang lebih psikotik. Sebuah stigma yang susah diubah, yang bahkan sempat menjadi panas karena jadi prejudice yang juga didukung oleh salah satu motivator ternama dengan jutaan pendukung di media sosial. Gamer seringkali dilihat sebagai calon orang gagal. Mengapa? Karena kita dlihat sebagai orang yang selalu hanya berada di depan layar televisi tanpa mengembangkan ketertarikan pada aspek hidup yang lain sama sekali. Kita dilihat tidak produktif dan tidak punya kehidupan sosial yang sehat. Dua hal yang dianggap sebagai komponen paling krusial untuk sukses luar biasa secara finansial di masa depan. Ketakutan ini memang bukan tidak beralasan, namun hanya terjadi jika dilakukan secara berlebihan. Sementara sebagian besar dari kita yang menikmati game sebagai pelarian  dari dunia nyata, berfantasi, dan kembali lagi menghadapi kerasnya dunia dengan logis harus bertarung dengan stigma yang sama. Jadi, gedenya mau jadi apa?

Di atas adalah 10 omelan yang tampaknya sudah pasti pernah didengar oleh gamer dimanapun, khususnya di Indonesia. Kami, JagatPlay, tentu saja tidak langsung berakhir menyimpulkan bahwa semua omelan ini penuh dengan rasa benci yang mendalam. Sebagian besar dari mereka mengakar pada absennya pengetahuan soal industri game, cara game bekerja, dan gamer itu sendiri. Sementara tidak sedikit yang juga dipengaruhi oleh stigma-stigma yang terus menerjang, bahkan dari media-media ternama sekalipun, apalagi jika ia diasosiasikan dengan sesuatu yang negatif. Berita baiknya? Jika ia meluncur dari orang tua, pacar, atau teman hidup, tidak sedikit darinya yang justru mengakar pada kepedulian dan rasa kasih sayang. Sesuatu yang tentu saja, pantas kita syukuri.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Dari semua omelan yang pernah Anda terima sebagai gamer, omelan apa yang menurut Anda sudah pasti pernah didengar orang lain yang juga memikul identitas yang sama? Feel free to comment and expand the list!

 

tumblr_nc9bmlhX3r1sk1s4vo3_500
Tags:

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…