Game ini Minta Anda Berperan Sebagai Pemain Pro Starcraft 2

Reading time:
September 8, 2015
sc2vn2

Pernahkah Anda membayangkan apa rasanya hidup menjadi seorang pemain game professional? Dimana hobi yang Anda lakukan sekedar untuk bersenang-senang, bisa berakhir menjadi kegiatan produktif yang menghasilkan uang. Menjadi pro gamer tentu saja bukan hal mudah. Ada begitu banyak pengorbanan dan cibiran yang harus dihadapi, belum lagi persaingan panas dengan tingkat resiko kegagalan yang besar. Namun, mimpi untuk menjadi sesuatu yang hampir mustahil di dunia nyata selalu bisa ditawarkan industri game. Penyalamat dunia? Ksatria tangguh yang berhasil mengalahkan naga? Atau bahkan, saat ini, seorang gamer professional. Hal inilah yang ditawarkan game teranyar dan “nyeleneh” yang satu ini.

Penasaran bagaimana rasanya menjalani hidup sebagai seorang gamer professional StaCraft 2 yang hidup di Korea Selatan? Game yang satu ini akan memenuhi rasa penasaran Anda, tentu saja lewat beragam proses dramatisasi untuk membuatnya terasa lebih menarik. StarCraft 2 Visual Novel atau yang lebih dikenal sebagai SC2VN menceritakan kisah seorang anak dari negara lain bernama Mach yang berjuang untuk masuk ke dalam scene pro StarCraft 2 di negara ginseng tersebut. Alih-alih meminta Anda untuk mengerti selak beluk game strategy racikan Blizzard, game ini akan membawa Anda pada drama di balik layar. Anda harus membangun tim Anda sendiri dan bersaing dengan tim-tim terbaik. Fokus permainan? Tentu saja mencari teman tim yang bisa memastikan supremasi performa Anda.

sc2vn scvn2

SC2VN sendiri didesain dengan satu fokus – memberikan gambaran yang lebih jelas bahwa untuk sukses di pro scene game kompetitif seperti StarCraft 2, misalnya, skill bukanlah satu-satunya hal yang dibutuhkan. Mencari pertemanan yang solid juga akan berkontribusi pada kesuksesan lebih daripada strategi di dalam game itu sendiri. Tertarik mencicipinya? Anda bisa mengunduh SC2VN ini di sini!

Source: Siliconera

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…