Rockstar Tak Pernah Tertarik Bawa Red Dead Redemption ke PC?

Reading time:
September 29, 2015
red dead redemption

Kualitas dan Rockstar adalah dua kata yang memang sulit terpisahkan. Berbeda dengan developer lain yang memperlakukan franchise mereka layaknya sapi perah yang didesain untuk mendapatkan uang cepat dalam jumlah besar, Rockstar lebih memilih untuk memastikan setiap seri game yang mereka racik menawarkan pengalaman gaming fantastis yang mampu menjadi standar tersendiri.

Lihat saja apa yang berhasil mereka capai dengan Grand Theft Auto, Max Payne, Bully, L.A.Noire, hingga Red Dead Redemption. Namun sayangnya, walaupun sebagian besar game yang kami sebutkan di atas bisa Anda nikmati di PC, Rockstar tetap tak kunjung membawa game open-world bertema dunia Barat liarnya – Red Dead Redemption ke platform terkuat gaming di pasaran tersebut. Dengan nasib yang terkatung-katung, pertanyaan besar tentu terus mengemuka: apakah kita akan melihat Red Dead Redemption versi PC di masa depan? Berdasarkan informasi dari salah satu mantan developernya, kemungkinan tersebut kecil.

red dead redemption

Hal inilah yang diungkapkan oleh Kris Roberts – mantan Lead Multiplayer Designer RDR di masa lalu  yang kini menangani Forza 6. Dalam streaming Twitch terbarunya, Roberts secara terbuka mengungkapkan bahwa Rockstar memang tidak pernah punya niat, sejak proses pengembangan, untuk membawa Red Dead Redemption ke PC. Walaupun mengaku bahwa semua game Rockstar dibangun di PC win32 sebagai basis, namun permasalahan lisensi menjadi penghalang. Rockstar juga tak pernah secara serius membicarakan proses optimalisasi game ini jika akhirnya ia akan tiba di PC.

Apakah ini berarti kita tidak akan pernah melihat Red Dead Redemption versi PC di masa depan? Kemungkinan masih terbuka hingga penolakan meluncur dari mulut Rockstar sendiri. Apa yang dibagikan Kris Roberts di masa karirnya dengan Rockstar bisa berakhir menjadi sesuatu yang tidak lagi relevan, apalagi setelah kesuksesan GTA V versi PC dari sisi penjualan. Well, we can always rely on emulator once it’s available..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…