Developer ARC Raiders Investigasi Blokir Massal Terkait Perangkat Aksesibilitas

Reading time:
March 18, 2026
Embark Studios tengah meninjau ulang hukuman blokir (ban) massal di ARC Raiders yang diduga salah sasaran akibat penggunaan perangkat aksesibilitas.

Belakangan ini, ARC Raiders kembali mengalami drama blokir massal. Masalah ini muncul setelah banyak pemain melaporkan bahwa mereka terkena blokir tanpa alasan jelas. Keluhan tersebut semakin meningkat sejak awal tahun, bahkan melibatkan sejumlah streamer besar yang turut mengaku terdampak.

Dalam pernyataan resmi melalui media sosial dan Discord, tim pengembang menyebutkan bahwa mereka saat ini sedang “meninjau semua permohonan” yang diajukan pemain. Hal ini mengindikasikan bahwa proses evaluasi dilakukan secara manual untuk memastikan keakuratan keputusan blokir itu.

ARC Raiders

Embark kemudian berikan konfirmasi baru bahwa beberapa korban kemungkinan terkait dengan penggunaan perangkat aksesibilitas tertentu, yang secara tidak sengaja terdeteksi sebagai pelanggaran oleh sistem anti-cheat. Sebagai langkah sementara, pemain yang terdampak diminta untuk mengajukan banding melalui platform support resmi Embark. Dalam proses ini, setiap kasus akan ditinjau dan hasilnya bisa berupa hukuman tetap berlaku, disesuaikan, atau dicabut sepenuhnya.

Kasus ini kembali menyoroti tantangan dalam sistem anti-cheat modern, terutama dalam membedakan antara alat bantu aksesibilitas dan perangkat pihak ketiga yang digunakan untuk cheating. Beberapa perangkat itu memang dapat dimodifikasi untuk berbuat kecurangan, sehingga menciptakan dilema bagi pengembang.

Dari sisi komunitas sendiri, respons pemain terbagi dua. Sebagian memuji langkah Embark yang cepat menanggapi potensi “false ban,” terutama bagi pemain yang membutuhkan fitur aksesibilitas. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa kelonggaran terhadap perangkat tertentu bisa membuka celah masuknya cheater di masa depan.

Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai adanya hukuman blokir yang terjadi akibat perangkat aksesibilitas di ARC Raiders?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…