Uncharted Pertama Unjuk Visual versi Playstation 4

Reading time:
September 15, 2015

Selalu ada pro dan kontra setiap kali membicarakan proses Remaster video game. Namun sebagian dari kita tampaknya setuju, jika ia memang dikemas baik dengan proses Remaster yang berjalan serius dan tidak sekedar terihat sebagai usaha untuk mendapatkan uang instan, maka ia bisa dimaklumi. Tujuan inilah yang hendak dicapai oleh Naughty Dog dengan Uncharted: The Nathan Drake Collection. Untuk memastikan gamer yang baru beralih ke Playstation sebagai konsol utama siap dengan Uncharted 4 tahun depan, mereka merilis ulang tiga seri awalnya via sebuah bundle Remaster. Seberapa signifikan perbedaan yang ia tawarkan?

Proses ini sendiri tidak ditangani oleh Naughty Dog sendiri. Mereka menyerahkannya kepada Bluepoint Games – yang memang sudah punya track record positif dengan game-game Remaster yang mereka tangani di masa lalu. Sejauh ini, hasilnya terlihat baik, setidaknya dari demo gameplay terbaru yang dirilis. Uncharted: Drake’s Fortune yang dirilis 8 tahun yang lalu ini memperlihatkan visual yang lebih baik, sekaligus framerate 60fps yang menawan. Demo gameplay 11 menit ini sayangnya, terlihat cukup “tua” karena animasi dan sekuens aksi yang tampaknya tidak menua dengan baik.

Uncharted pertama versi Remaster memperlihatkan gameplay dan visual in-game perdana. Sejauh ini, Bluepoint Games terlihat menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Uncharted pertama versi Remaster memperlihatkan gameplay dan visual in-game perdana. Sejauh ini, Bluepoint Games terlihat menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Bersama dengan gameplay 11 menit ini, Sony juga mengkonfirmasikan bahwa Uncharted: The Nathan Drake Collection juga akan menyertakan versi demo. Demo yang juga akan memuat level “Warzone” dari Uncharted 2: Among Thieves ini akan dilemparkan pada tanggal 29 September 2015 mendatang, via Playstation Store.

Uncharted: The Nathan Drake Collection sendiri rencananya akan meluncur pada 9 Oktober 2015 mendatang, eksklusif untuk Playstation 4. Looking good..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…